Logo

Cak Sandi Bekali Jemaah Haji Mojokerto dengan Pesan Spiritual, Kesehatan dan Kebersamaan

Reporter:,Editor:

Rabu, 06 May 2026 11:45 UTC

Cak Sandi Bekali Jemaah Haji Mojokerto dengan Pesan Spiritual, Kesehatan dan Kebersamaan

Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidarta Arisandi atau Cak Sandi saat memberikan pesan kepada calon jamaah haji. Foto: Hasan

JATIMNET.COM, Mojokerto – Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidarta Arisandi, memberikan pembekalan khusus kepada 224 calon jemaah haji Kota Mojokerto sebelum keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Dalam prosesi pelepasan di Pendapa Sabha Mandala Tama, Rabu, 6 Mei 2026, ia menekankan pentingnya kesiapan spiritual, fisik, dan solidaritas sosial selama menjalankan ibadah haji.

Dalam sambutannya, Cak Sandi -sapaan akrabnya- menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan batin menuju ketaatan dan kedekatan kepada Allah SWT.

“Haji adalah perjalanan batin menuju ketaatan, kesabaran, kerendahan hati, dan kedekatan kepada Allah,” ujarnya.

BACA: Jamaah Haji Lamongan Naik Hampir Seribu Orang, Pak Yes: Bukti Kesejahteraan Warga 

Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga keikhlasan, kesabaran, dan kerendahan hati selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Selain aspek spiritual, ia juga memberi perhatian besar pada pentingnya kebersamaan antarsesama jemaah, terutama dalam membantu kelompok rentan seperti lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas.

“Yang kuat membantu yang lemah, yang muda menghormati yang sepuh, dan yang sehat memperhatikan yang membutuhkan,” pesannya.

Cak Sandi juga menyoroti faktor kesehatan sebagai kunci utama kelancaran ibadah. Dengan kondisi cuaca Arab Saudi yang ekstrem, para jemaah diminta menjaga stamina melalui pola makan baik, istirahat cukup, dan konsumsi vitamin secara rutin.

BACA: Penuh Haru, 224 Jemaah Haji Kota Mojokerto Resmi Berangkat ke Tanah Suci 

“Jangan menunggu lelah untuk beristirahat. Jaga stamina agar ibadah dapat dijalankan dengan optimal,” katanya.

Menutup pembekalannya, ia berharap seluruh jemaah dapat menjalani ibadah dengan lancar, kembali dalam kondisi sehat, serta membawa perubahan positif bagi keluarga dan masyarakat.

“Semoga panjenengan semua menjadi haji yang mabrur, pulang dengan hati yang lebih lembut, ibadah yang lebih istiqamah, serta membawa kebaikan bagi keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.

Pesan tersebut menjadi bekal moral penting bagi para jemaah dalam menjalani salah satu perjalanan spiritual terbesar dalam hidup mereka.