Logo

Cekcok Rumah Tangga Berujung Maut, Dua Perempuan di Mojokerto Jadi Korban

Ibu terduga pelaku meninggal dunia dan istrinya terluka
Reporter:,Editor:

Rabu, 06 May 2026 05:00 UTC

Cekcok Rumah Tangga Berujung Maut, Dua Perempuan di Mojokerto Jadi Korban

Personel Polres Mojokerto usai melakukan olah tempat kejadian perkara penganiayaan yang mengakibatkan seorang ibu parauh baya meninggal dunia di Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu, 6 Mei 2026. Foto: Hasan.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Warga Dusun Tempuran, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto mendadak heboh, Rabu pagi, 6 Mei 2026. Gara-garanya, seorang perempuan bernama Siti Arofah, 54 tahun ditemukan meninggal dunia di kediamannya.

Penyebab kematian perempuan paruh baya itu diduga karena dianiaya oleh menantu prianya. Di lokasi yang sama, Sri Wahyuni, 35 tahun, istri terduga pelaku juga ditemukan dalam kondisi terluka.  

Nur Aidah, salah seorang tetangga korban mengatakan bahwa kematian dan luka korban diketahui warga sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu, suasana di depan rumah yang dihuni korban dan terduga pelaku mendadak ramai. "Tahunya ada rame rame di depan (rumah yang menjadi tempat kejadian perkara, pas saya mandi," ungkapnya.

Dari informasi yang beredar di lingkungan sekitar, peristiwa itu diduga karena ketidakharmonisan rumah tangga terduga pelaku dengan korban luka. Selama ini, pasangan suami istri yang tinggal serumah bareng seorang ibu diketahui sering terlibat cekcok.

Terkait jatuhnya dua korban, ia menduga, ibu korban disebut sempat berupaya melerai pertengkaran yang terjadi di dalam rumah. Hingga akhirnya, Siti Arofah menjadi korban penganiayaan hingga nyawanya melayang dengan luka serius pada tubuhnya.

"Kemungkinan (Siti Arofah) melerai karena (anak dan menantunya) cekcok. Untuk istrinya terduga pelaku) ditemukan di kamar yang terkunci dan ibunya di depan kamar," jelasnya.

Tak lama setelah kejadian, petugas kepolisian bersama relawan tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Korban yang merupakan mertua langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Porong untuk keperluan autopsi. Sementara, istri terduga pelaku dilarikan ke RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan saat ditemui di lokasi kejadian menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Saat ini yang bersangkutan dalam proses pengejaran oleh tim yang di lapangan. Nanti, akan kami update perkembangannya," katanya.