Beberapa TPS Belum Mengirim Logistik ke Kecamatan

Khoirotul Lathifiyah

Kamis, 18 April 2019 - 19:06

JATIMNET.COM, Surabaya – Berakhirnya pemilihan umum pada Rabu 17 April 2019, belum dibarengi dengan tuntasnya pengiriman logistik TPS ke kecamatan. Salah satunya di Kecamatan Tambaksari yang masih ada tujuh logistik belum didistribusikan hingga Kamis 18 April 2019.

“Dari tujuh itu, baru dua yang sudah dalam perjalanan. Namun yang lima masih dalam tahap administrasi atau berita acara," kata  Anggota PPK Divisi Humas dan Partisipasi Masyarakat Tri Mintaju saat diwawancarai di Gedung Kelurahan Tambaksari, Kamis 18 April 2019.

Untuk pendistribusian logistik ini akan dirampungkan hari ini juga, karena peraturannya logistik dari TPS harus terkumpul H+1 setelah pemilu berlangsung.

Tri mengungkapkan beberapa TPS di Tambaksari tidak bisa menyelesaikan perhitungan pada pukul 00.00 WIB, sesuai peraturan pemerintah. Namun Mahkamah Konstitusi memberikan keputusan perpanjangan hingga 12 jam.

BACA JUGA: Bawaslu Jatim Kaji Kemungkinan PSU di Sejumlah TPS

“Keterlambatan penghitungan suara ini yang membuat logistik molor untuk dikirim,” katanya.

Ia menjelaskan pihaknya sudah mengirimkan scanning hasil C1 kepada KPU Kota Surabaya. Namun untuk keseluruhannya akan dikirimkakan ketika semua logistik dari TPS sudah terkumpul.

Selanjutnya, Tri berharap agar pemilihan umum mendatang prosedurnya dikaji lebih matang. Menurutnya regulasi tentang pengadaan logistik kegiatan pemilu tidak didistribusikan mendekati hari H-nya.

Karena memilih lima pilihan sekaligus membutuhkan waktu yang cukup lama. Dengan adanya peraturan yang mendukung, kegatan pemilihan calon presiden dengan calon legislatif akan mempercepat penyetoran logistik dari Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) ke KPU.

BACA JUGA: Bawaslu Ponorogo Temukan Pelanggaran, Petugas KPPS Terancam Penjara

“Mungkin perlu ada evaluasi lagi ya untuk peraturannya dalam pemilihan lima calon sekaligus. Karena pelaksanaan itu ada baiknya, karena bisa meningkatkan partisipasi warga untuk mencoblos,” jelasnya.

Tri menjelaskan Kecamatan Tambaksari sendiri warga yang datang ke TPS atau memilih lebih dari 80 persen. Sedangkan pada pemilu sebelumnya seperti pemilihan gubernur waktu lalu kurang lebih 60 persen.

Menyangkut hasil hitung sementara pasangan calon presiden nomor urut 01 dan 02, ia mengaku belum menuai hasil, karena data yang didapat belum valid.

Sementara itu, Komisioner KPU Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan Miftakhul Gufron menargetkan hasil rekap di tingkat kota pada akhir April 2019. Nantinya proses rekap akan dilakukan dengan dua tahap, setelah perekapan di tingkat kecamatan kemudian akan dilakukan di tingkat kota.

BACA JUGA: Bawaslu Kota Probolinggo Tanggapi Protes Warganet

“Jadi tidak menunggu lama. Kemuningkinan, ya tanggal 29 April nanti,” katanya.

Ia menyampaikan kegiatan pemilu berjalan lancar, kondusif dan tidak ada kendala. Jika terdapat beberapa masalah kekurangan surat suara, sudah langsung ditangani di lapangan dengan meminta surat suara di TPS terdekat.

Terkait adanya kekurangan 100 surat suara di TPS 63 Karangmenjangan, Kecamatan Gubeng. Gufron menanggapi, hal itu bukan dikarenakan kekurangan surat suara, namun untuk melayani pasien rumah sakit.

“Kalau itu kan untuk TPS yang melayani pasien jadi keliling ke rumah sakit. Itu tidak ada masalah,” terangnya.

Baca Juga

loading...