Bawaslu Jatim Kaji Kemungkinan PSU di Sejumlah TPS

Baehaqi Almutoif

Kamis, 18 April 2019 - 14:23

JATIMNET.COM, Surabaya - Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur tengah mendalami kemungkinan pemungutan suara ulang (PSU) di sembilan tempat pemilihan suara (TPS). Bawaslu menduga terjadi pelanggaran di masing-masing TPS itu dalam penyelengaraan Pemilu Rabu 17 April 2019.

Komisioner Bawaslu Jawa Timur Purnomo Satrio Pringgodibdo mengatakan ada tujuh hingga sembilan TPS yang tengah dikaji sebelum merekomendasikan PSU. Sejumlah TPS itu berada di Bangkalan, Sumenep, Sampang, Pamekasan, Surabaya, Kota Mojokerto dan Gresik.

"Ada yang satu TPS dan ada yang dua TPS," ujar Purnomo ditemui di kantornya Jalan Tanggulangin Surabaya, Kamis 18 April 2019.

BACA JUGA: Bawaslu Kota Probolinggo Tanggapi Protes Warganet 

Bawaslu Jawa Timur meminta waktu tiga hingga empat hari ke depan untuk memastikan berapa TPS yang direkomendasikan PSU ke komisi pemilihan umum (KPU), sembari terus menunggu laporan dari pengawas pemilu kecamatan.

Menurut Purnomo, jumlah TPS yang direkomendasikan PSU tersebut kemungkinan masih bisa meningkat mengingat sampai tadi malam seluruh pengawas pemilu terkosentrasi menyelesaikan proses pemungutan dan penghitungan suara. Ia memperkirakan adanya laporan masuk pada Kamis 18 April 2019 hingga Jumat 19 April 2019 besok.

BACA JUGA: Bawaslu Surabaya Tegaskan Tidak Ada Kecurangan Surat Suara Tercoblos

"Yang pasti kami sedang mendalami, melakukan kajian bilamana memang diperlukan akan direkomendasikan PSU. Akan tetapi pemungutan suara ulang itu ada di KPU kabupaten/kota masing-masing," tuturnya.

Sejauh ini, lanjut Purnomo, laporan yang masuk itu terkait pemaksaan memilih, dan surat suara tercoblos. "Beberapa potensi yang memungkinkan membuat suara pemilih tidak bernilai. Itu ada dugaan seperti itu," urainya.

Dalam kajian ini, Bawaslu juga melibatkan gabungan penegakkan hukum terpadu (gakkumdu) yakni kepolisian dan kejaksaan,  disesuaikan dengan bobot pelanggarannya. "Masih proses semuanya, kami tunggu rekom dari teman-teman kabupaten/kota," tandasnya.

Baca Juga

loading...