Bawang Merah Probolinggo Tembus Rp 32.000 per Kilogram

Zulkiflie

Jumat, 5 April 2019 - 07:12

JATIMNET.COM, Probolinggo –Harga bawang merah di Probolinggo dalam beberapa hari terakhir ini sempat menembus angka Rp 32 ribu perkilogram, dari harga normalnya yang berkisar Rp 20 hingga Rp 23 ribu per kilogram.

Namun demikian, salah satu pedagang bawang merah di Pasar Bawang Merah, Dringu, Kabupaten Probolinggo, Ridho mengatakan saat ini harga bawang merah sudah turun di angka Rp 28 ribu per kilogram.

Menurutnya, naiknya harga bawang merah sampai di angka Rp 32 ribu per kilogram, menurut Ridho terjadi sekitar sepekan kemarin. Dijelaskannya, kurangnya pasokan bawang merah dari lingkup petani menjadi faktor naiknya harga.

“Memang sempat menembus sekitar Rp 32 ribu per kilogram, tapi sekarang sudah turun di angka Rp 28 ribu per kilogram,” kata Ridho kepada Jatimnet, Kamis 4 April 2019.

BACA JUGA: Harga Bawang Merah di Probolinggo Anjlok

Seretnya pasokan bawang merah ke pasar, diakui Ketua Aliansi Petani Bawang Merah, Kabupaten Probolinggo, Ikhsan Wahyudi. Menurutnya sedikitnya pasokan bawang merah ke pasar, lantaran banyak petani yang enggan menanam.

Faktor cuaca yang tak mendukung atau musim hujan, membuat petani beralih menanam jenis tanamanan pertanian lainnya.

“Kalau harga sekarang memang tinggi, tapi kalau untuk ketersediaan hasil panen bawang merah memang sedikit. Karena sedikitnya petani yang menanam, banyak yang gak mau ambil risiko,” jelas Ikhsan, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis 4 April 2019.

Menurut Ikhsan, jika petani nekat menanam bawang merah di musim hujan, bisa dipastikan panennya tidak akan maksimal. Tidak tertutup kemungkinan kualitasnya kurang baik.

BACA JUGA: Wujud Sykur, Istri Petani Ikuti Lomba Mrotol Bawang

Untuk masa tanam bawang merah, Ikhsan menjelaskan, jika para petani sudah mulai menanam semenjak akhir Maret 2019 lalu. Saat ini dikatakan Ikhsan, tengah dalam proses perawatan tanaman.

“Normalnya, pasokan hasil panen bawang merah dari petani ke pasar bisa menembus ratusan ton. Tapi karena beberapa bulan kemarin sedikit yang menanam, pasokan hasil panen petani ke pasar sekitar 30 persen saja,”pungkasnya.

Atas tingginya harga bawang merah di pasaran saat ini, Ikhsan berharap tingginya harga tersebut terus terjadi hingga masa panen bawang merah mendatang. “Memang saat ini harganya sedang bagus, semoga (harga) ini bisa mencapai panen raya nanti,” tandasnya.

Baca Juga

loading...