Wujud Sykur, Istri Petani Ikuti Lomba Mrotol Bawang

Zulkiflie

Kamis, 21 Maret 2019 - 11:38

JATIMNET.COM, Probolinggo – Warga Kota Probolinggo memiliki cara unik dalam megungkapkan rasa syukur atas tingginya harga jual bawang merah di pasaran. Warga yang umumnya istri petani menggelar lomba Mrotol Bawang atau mengupas sekaligus membersihkan bawang merah dari akar hingga daunnya.

Lomba ini digelar di lapangan Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Kamis 21 Maret 2019. Sementara untuk peserta, diikuti oleh para ibu-ibu yang mayoritas istri petani setempat.

Aturan lombanya, seluruh peserta diharuskan mengupas bawang merah dalam waktu dua menit. Peserta yang mampu mengupas bawang merah paling cepat atau paling banyak, ditentukan sebagai pemenang.

Keunikan lain, dari lomba mengupas bawang merah yang baru digelar pertama kali ini, terletak pada bentuk hadiah yang disediakan. Pihak panitia ,menyediakan hadiah berupa perabotan dapur seperti, panci, wajan, talenan, baskom dan peralatan rumah tangga lainnya.

BACA JUGA: Harga Bawang Merah Turun, Disperindag Salahkan Petani

Sejumlah perabotan dapur itu sengaja digantung di bawah tenda lokasi lomba guna memacu semangat para peserta. Hadiahnya merupakan hasil dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan PT Berdikari Jaya Bersama (BJB).

Salah satu peserta lomba, Marsus (45) mengaku terhibur adanya lomba tersebut. Sehari-hari dia menjadi juru kupas bawang merah sebagai tambahan penghasilan guna mencukupi kebutuhan se hari-hari.

“Tiap harinya saya memang kerja mengupas bawang merah, karena sudah tidak ada suami, jadi tidak ada penghasilan. Hasil yang saya dapat sedikit, tapi bersyukur, biasanya dapat upah 500 rupiah per kilogram mengupas bawang merah,” ungkapnya.

Senada dikatakan Mariati (38), peserta lomba lainnya. Mariati mengatakan, jika juara lomba hadiah yang didapatkannya akan dijual dan uangnya dibelikan kebutuhan dapur.

BACA JUGA: Harga Bawang Merah Diprediksi Normal pada Awal Tahun

“Bagus lombanya, semoga nanti ada lagi. Lumayan itung-itung buat hiburan bagi para pengupas bawang merah,” pungkasnya.

Semenara itu, Lurah Kedungasem, Nurhadi mengatakan adanya lomba mengupas bawang merah sebagai bentuk sykur warganya yang mayoritas petani bawang merah.

Saat ini harga jual bawang merah cukup tinggi yakni berkisar Rp 18 hingga Rp 20 ribu per kilogram untuk kualitas sedang. Sedangkan harga bawang merah kualitas super, dihargai sebesar Rp 21 ribu  hingga 25 ribu per kilogram.

Catatan Redaksi:

Redaksi mohon maaf atas kesalahan penulisan judul yang seharusnya: Wujud Syukur, Istri Petani Ikuti Lomba Mrotol Bawang

Terimakasih

Baca Juga

loading...