Banyak Pemain Cedera, Persebaya Sulit Pertahankan Kemenangan

Baehaqi Almutoif

Jumat, 31 Mei 2019 - 06:30

JATIMNET.COM, Surabaya –Hasil imbang 1-1 melawan PSIS Semarang pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Bung Tomo, Kamis 30 Mei 2019 membuat tim berjuluk bajol ijo tersebut belum meraih kemenangan selama tiga kali pertandingan.

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengaku pertandingan kurang memuaskan bagi timnya. PSIS yang bermain nyaris tanpa peluang pada babak pertama ternyata mampu mencuri poin.

"Dari pertandingan pada babak pertama, lawan tidak memiliki peluang. Tapi mereka bisa curi satu poin tentu sangat merugikan bagi kami," ujar Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman, Kamis 30 Mei 2019.

BACA JUGA: Persebaya Ditahan Imbang PSIS Semarang di Kandang

Ritme pertandingan berubah ketika babak kedua. Keluarnya Novan Sasongko menit 72 akibat cedera meninggalkan lubang yang mampu dimanfaatkan oleh PSIS untuk mengubah pertandingan menjadi seri 1-1.

"Memang kemasukkan gol ketika ada pemain kami yang cedera, dan memerlukan pergantian tapi kurang koordinasi. Sehingga pergantian itu terjadi gol," ungkapnya.

Djanur membenarkan pasca keluarnya Novan ritme pertandingan berubah. Terutama saat banyaknya pemain yang harus ditarik keluar akibat cedera, seperti Misbahus Sholihin dan Fandi Eko Utomo.

BACA JUGA: Ibadah Puasa Incar Kursi Wali Kota

Usai pergantian pemain tersebut semakin membuat situasi tim asuhan Djanur tertekan. Bahkan tidak mampu untuk membuatnya kembali unggul. "Beberapa pemain yang tidak fit dan perlu diganti, di situ menyulitkan kami untuk mengubah situasi," tuturnya.

Djanur sendiri menolak jika belum meraih tiga poin ini disebabkan skema baru yang coba dicobanya. Formasi 3-4-3 di awal musim hanya bertahan 55 menit saja pada laga melawan Bali United. Selebihnya ia menggunakan skema saat timnya masuk final di Piala Presiden.

BACA JUGA: PSIS Dihantui Mepetnya Waktu Istirahat

"Saya memainkan skema yang boleh dikatakan hanya di babak pertama di Bali (lawan Bali United). Selebihnya kembali kepada struktur yang sama seperti sebelumnya," urainya.

Sementara itu, dengan hasil curi poin di kandang Persebaya ini membuat Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra puas. Jarak pertandingan yang mepet, dan dilanda kelelahan tidak membuat anak asuhnya menyerah.

"Ini situasi sulit bagi kami, tetapi kami bisa mencuri poin," kata Jafri Sastra usai pertandingan.

Baca Juga

loading...