ACT Jangkau Korban Bencana Banjir Bandang Lebak

Muhammad Taufiq

Kamis, 23 Mei 2019 - 00:00

JATIMNET.COM, Banten - Banjir bandang disertai lumpur menerjang empat kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Rabu 22 Mei 2019. Keempat kecamatan itu di antaranya Kecamatan Sajira, Sobang, Muncang, dan Cimarga. Mengguyur wilayah-wilayah tersebut selama tiga jam, hujan deras menyebabkan banjir yang merendam sekitar 200 rumah.

Di Kampung Cibeurih, sebanyak 75 rumah warga rusak ringan dan 25 lainnya rusak berat akibat banjir. Tidak hanya rumah, banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum di kampung tersebut, salah satunya Pondok Pesantren Al Hidayah.

Lukman juga menginformasikan, jumlah korban terdampak banjir di kampung itu sekitar 100 kepala keluarga atau 300 orang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini warga terdampak masih di dalam rumah untuk membersihkan rumahnya dan menyelamatkan barang yang masih dapat diselamatkan.

BACA JUGA: Buka Puasa Pertama Korban Banjir Bengkulu di Bawah Tenda

"Warga masih menempati rumah masing-masing walau masih dalam keadaan kotor dan rusak. Untuk warga yang rumahnya rusak berat, mereka memilih mengungsi di rumah tetangga dan atau rumah saudara dari kerabat mereka," kata Lukman.

Menanggapi bencana tersebut, tim Disaster and Emergency Response (DER) - Aksi Cepat Tanggap (DER-ACT) terjun langsung untuk memberikan bantuan kepada daerah terdampak. Salah satunya yakni di Kampung Cibeurih, Desa Margaluyu, Kecamatan Sajira.

Menurut Lukman Solehuddin selaku Koordinator DER-ACT, tim telah menyusun rencana bantuan yang akan diberikan kepada korban terdampak nantinya. Untuk itu, tim sudah melakukan rapid assessment dan koordinasi dengan berbagai pihak.

"Tim DER-ACT telah turun dari tengah malam tadi dan langsung berkoordinasi dengan pihak desa serta relawan-relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI). Kita juga sudah melakukan rapid assessment malam itu," ujar Lukman kemarin.

BACA JUGA: Buka Puasa Bareng Pengungsi Muslim Uighur di Turki

Pada Jumat itu tim kembali menjangkau warga terdampak banjir untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan. Bantuan tersebut di antaranya matras, sembako, pembalut, popok bayi, dan lainnya. Selain itu, tim juga membantu mengobati warga yang terkena luka ringan akibat banjir.

Saat ini warga terdampak masih membutuhkan beberapa bantuan mendesak. Kebutuhan tersebut antara lain makanan siap santap, sembako, alas tidur, pakaian, alat-alat mandi dan air mineral. Selain itu warga juga tentunya membutuhkan pemulihan tempat tinggal mereka yang terdampak.

Baca Juga

loading...