Selasa, 27 January 2026 10:22 UTC

Menko Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau UMKM olahan ikan di Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Selasa, 27 Januari 2026. Foto: Diskominfo Gresik
JATIMNET.COM, Gresik – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Perikanan Budidaya (KPB) “Kampung Bandeng” serta Desa Nelayan Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Selasa, 27 Januari 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat menyelaraskan kebijakan ketahanan pangan nasional dengan potensi perikanan daerah.
Dalam agenda tersebut, Zulkifli Hasan meninjau langsung kawasan budidaya bandeng yang memiliki potensi lahan mencapai 3.840 hektare. Ia menilai Kampung Bandeng Pangkah Wetan sebagai salah satu contoh pengelolaan perikanan budidaya yang strategis dan berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan berbasis pesisir.
Sektor perikanan, menurut Zulkifli Hasan, memegang peranan penting dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Karena itu, pemerintah pusat berkomitmen memperkuat infrastruktur pendukung di wilayah pesisir agar produktivitas tambak rakyat semakin meningkat.
“Pemerintah akan membangun 20 ribu hektare tambak ikan pada 2026 untuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis. Dari tambak tersebut, diperkirakan dapat mencukupi hingga 82,9 juta porsi bagi penerima manfaat MBG,” ungkap Zulkifli Hasan.
BACA: Gresik jadi Rujukan Luwu Timur dalam Budidaya Bandeng
Selain penguatan sektor produksi, pemerintah juga mendorong percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai motor penggerak ekonomi rakyat. Program ini ditargetkan terbentuk sebanyak 80 ribu koperasi hingga Maret 2026, dengan sekitar 30 ribu di antaranya diproyeksikan rampung dalam tahap awal.
“Program ini merupakan bagian dari gerakan ekonomi rakyat yang dicanangkan Presiden. Koperasi desa akan menjadi pusat penampungan hasil ekonomi warga dan bermitra langsung dengan satuan pelayanan pemenuhan gizi,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gresik, Misbahul Munir, yang mewakili Bupati Gresik, menyebut kunjungan Menko Bidang Pangan menjadi momentum strategis bagi daerah untuk memperkuat sektor pangan dan perikanan.
“Kampung Budidaya Perikanan atau Kampung Bandeng Pangkah Wetan menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap pengelolaan tambak ikan di Gresik sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan berbasis perikanan,” ujarnya.
Menko Pangan Zulkifli Hasan saat melihat kawasan budidaya bandeng di Desa Pangkah Wetan, Gresik. Foto: Diskominfo Gresik
Kepala Desa Pangkah Wetan, Saifullah Mahdi, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa sektor perikanan budidaya, khususnya bandeng, telah berkembang pesat dan menjadi tulang punggung ekonomi desa.
Pria yang akrab disapa Sandi itu mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah berdampak langsung pada peningkatan hasil panen petani tambak, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas produksi.
“Total produksi budidaya bandeng saat ini mencapai 20.000 hingga 25.000 ton per tahun. Sementara produksi tangkap berada di kisaran 15.000 sampai 20.000 ton per tahun,” terang Sandi.
Tingginya permintaan pasar domestik, menurutnya, kerap membuat pasokan bandeng belum mampu memenuhi kebutuhan luar daerah maupun peluang ekspor. Kondisi ini sekaligus menunjukkan besarnya potensi pengembangan sektor perikanan di wilayah pesisir Gresik.
BACA: Tinjau Dapur Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi, Zulhas: Sudah Memenuhi Standar
Menindaklanjuti arahan pemerintah pusat terkait program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Desa Pangkah Wetan menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam penyediaan sumber protein hewani berbasis ikan.
“Kami sedang menyiapkan formulasi pengolahan yang tepat. Karena bandeng memiliki banyak duri, kami berencana mengolahnya menjadi bandeng presto atau otak-otak agar aman dan nyaman dikonsumsi anak-anak dalam menu MBG,” ujar Sandi.
Langkah hilirisasi produk perikanan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa melalui pengembangan UMKM.
Usai meninjau kawasan Kampung Bandeng, Zulkifli Hasan bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke gerai Koperasi Desa Merah Putih Pangkah Wetan. Di lokasi tersebut, Menko Bidang Pangan melihat langsung aktivitas penjualan bahan pokok serta berbagai produk olahan ikan hasil UMKM lokal yang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa.
