Yusril Jamin Jokowi-Ma'ruf Tak Lobi atau Suap MK

David Priyasidharta

Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:47

JATIMNET.COM, Jakarta - Ketua Tim Advokasi Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengaku siap menghadapi persidangan sengketa gugatan Pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Yusril mengatakan pihaknya juga akan mendapat kesempatan yang sama dalam persidangan untuk menyanggah argumen dan alat bukti kuasa hukum pasangan 02, serta membantah keterangan saksi dan ahli. Bahkan, ia juga akan mengajukan saksi dan ahli sendiri untuk didengar oleh majelis hakim.

BACA JUGA: Prabowo-Sandi Resmi Daftarkan Sengketa Pilpres ke MK

Yusril menjamin bahwa pihak 01 akan bersikap fair, jujur, adil dan kesatria dalam persidangan ini. "Tidak akan ada lobby-lobby dari pihak kami kepada para hakim MK, apalagi suap menyuap dalam perkara ini," kata Yusril dalam siaran pers yang diterima Jatimnet.com, Sabtu 25 Mei 2019.

Ia mempersilahkan semua pihak melakukan pengawasan. Ini semua berkaitan dengan reputasi dan nama baik serta kehormatan dirinya sebagai advokat profesional dan juga sebagai penegak hukum sebagaimana disebutkan dalam UU Advokat.

Dia mengatakan apapun nanti putusan MK wajib dihormati dan diterima. "Putusan MK bersifat final dan mengikat. Tidak ada upaya hukum atas putusan MK," katanya.

Karena itu, kalaupun nanti ada ketidakpuasan terhadap putusan MK, maka ketidakpuasan itu hendaknya diungkapkan dalam batas-batas kewajaran dengan menjunjung tinggi etika dan sopan santun sebagai bangsa yang beradab dan berbudi luhur.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Siap Bekerja Sama dengan Prabowo

"Pihak yang menang dalam perkara harus diberi kesempatan untuk memimpin bangsa dan negara kita lima tahun ke depan. Rekonsiliasi elit dan masyarakat pendukung salah satu kubu harus segera terjadi," katanya.

Selanjutnya ia mengajak bekerja keras membangun bangsa dan negara untuk mencapai cita-cita dan tujuan pembentukan negara kita sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Baca Juga

loading...