Logo

Warkop Blandongan Tambakberas Jadi Jujukan Muktamirin di Muktamar ke-35 NU

Suasana teduh untuk melepas penat, buka 24 jam
Reporter:,Editor:

Minggu, 30 August 2026 15:41 UTC

Warkop Blandongan Tambakberas Jadi Jujukan Muktamirin di Muktamar ke-35 NU

Suasana warkop Blandongan di Tambakberas yang teduh di Gang 4 Tambakrejo, Jombang. Foto: Zidni Ilman

JATIMNET.COM, Jombang – Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, ikut menggerakkan aktivitas usaha masyarakat di sekitar lokasi. Salah satunya Warkop Blandongan yang ramai menjadi tempat singgah para muktamirin dari berbagai daerah.

Warung kopi yang berada di kawasan Tambakberas itu ramai dikunjungi peserta Muktamar ke-35 NU. Para muktamirin datang untuk beristirahat, menikmati kopi dan makanan, serta berbincang sebelum kembali mengikuti rangkaian agenda muktamar.

Salah satu muktamirin yang singgah di Warkop Blandongan ialah Yahya Nafiudin asal Blitar. Ia bersama rombongan memanfaatkan waktu di sela-sela agenda muktamar untuk beristirahat di warung tersebut.

"Suasananya teduh dan nyaman, cocok jadi jujukan usai agenda padat muktamar," ujarnya, Minggu, 30 Agustus 2026.

Kehadiran peserta muktamar dari berbagai daerah membuat suasana Warkop Blandongan semakin ramai. Aktivitas pengunjung berlangsung hingga malam dan dini hari karena warung tersebut beroperasi selama 24 jam.

BACA: Inilah 9 Ulama AHWA Terpilih di Muktamar ke-35 NU, Tentukan Rais Aam dan Ketum PBNU 

Pengelola Warkop Blandongan, Rudju Arie Rusli, mengatakan pihaknya sengaja membuka warung selama 24 jam untuk melayani pengunjung kapan pun mereka datang. Menurut dia, kondisi tersebut semakin terasa manfaatnya ketika kawasan Tambakberas dipadati peserta Muktamar ke-35 NU.

“Buka 24 jam dan selama itu pula tak pernah sepi pengunjung,” ujar Rudju.

Rudju menyebut pengunjung Warkop Blandongan tidak hanya berasal dari masyarakat sekitar. Selama Muktamar ke-35 NU berlangsung, banyak muktamirin dan rombongan dari luar daerah yang singgah untuk beristirahat.

Warkop Blandongan di kawasan Tambakberas, Jombang buka 24 jam dan selalu ramai pengunjung. Foto: Zidni Ilman

Mereka datang pada waktu yang berbeda. Sebagian singgah pada siang hari setelah mengikuti agenda muktamar, sedangkan lainnya datang pada malam hingga dini hari.

Para muktamirin memanfaatkan warung kopi tersebut untuk melepas penat setelah menjalani rangkaian kegiatan muktamar yang padat. Mereka juga menggunakan waktu istirahat untuk menikmati minuman dan berbincang dengan anggota rombongan.

Bagi pelaku usaha di sekitar arena muktamar, meningkatnya mobilitas masyarakat menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian lokal. Kehadiran rombongan dari berbagai daerah turut meningkatkan aktivitas usaha warga di kawasan Tambakberas.

Warkop Blandongan menjadi salah satu usaha masyarakat yang merasakan dampak ramainya pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Dengan layanan 24 jam, warung tersebut dapat melayani muktamirin yang membutuhkan tempat singgah di sela-sela agenda, termasuk hingga malam hari.

Keramaian itu membuat Warkop Blandongan tak sekadar menjadi tempat menikmati kopi dan makanan. Warung tersebut juga menjadi ruang bagi para muktamirin untuk beristirahat dan bersosialisasi sebelum kembali melanjutkan rangkaian Muktamar ke-35 NU.