Warganet Pertanyakan Proses Pemungutan Suara di TPS 03 Probolinggo

Zulkiflie

Reporter

Zulkiflie

Rabu, 17 April 2019 - 14:38

JATIMNET.COM , Probolinggo - Warganet bernama Nina Noichil dengan akun Twitter @noichil mempertanyakan proses pemungutan suara di Kota Probolinggo.

Dalam akun yang menyalakan fitur dilindungi itu, Nina Noichil menyebut jika Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 di Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo “agak – agak”.

Berikut kutipan status Nina Noichil, melalui akun Twitternya yang diunggah sekitar 3 jam yang lalu.

TPS 03, Kedopok, Kota Probolinggo ini agak-agak ... Awalnya acara pemilihan akan dimulai jika seluruh surat suara selesai ditandatangani KPPS. Yha ... 296 x 5 = 1480 lembar. Entah apa memang begini peraturannya, atau bisa tanda tangan dibubuhkan 'sambil jalan'.

BACA JUGA: Warga Pesisir Probolinggo Gelar Lomba TPS Unik

Ada 1 pemilih yg ternyata diberi 6 lembar surat suara (surat suara utk Capres-Cawapres dobel). Ketauannya pas mau masukin surat suara yg telah dicoblos ke kotak suara. KPPS memutuskan menghentikan pemilihan dan akan membuka kotak suara untuk menghitung ketidakcocokan surat suara"

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Azzam Fikri mengaku belum mandapatkan laporan apapun dari petugas di lapangan, terkait proses pencoblosan di TPS 03, Kecamatan Kedupok..

Azzam pun belum bisa memastikan, jika informasi warganet itu benar terjadi atau malah Hoax.

"Belum ada laporan mas dari petugas Panwaslu yang ada di lapangan, ini saya malah baru tahu ,"ujar Azzam, saat dihubungi via selulernya, Rabu 17 April 2019.

Baca Juga

loading...