Logo

Warga Wonoasih Probolinggo Lestarikan Budaya Lokal dalam Festival Sawah Noasi Sae Onggu

Reporter:,Editor:

Minggu, 18 September 2022 08:20 UTC

Warga Wonoasih Probolinggo Lestarikan Budaya Lokal dalam <em>Festival Sawah Noasi Sae Onggu</em>

FESTIVAL SAWAH.Salah satu kelompok masyarakat menunjukkan kreatifitasnya dalam Festival Sawah Noasi Sae Onggu di areal persawahan Jalan Manggis, Kelurahan Kedunggaleng, Kota Probolinggo, Minggu, 18 September 2022. Foto: Dinas Kominfo Kota Probolinggo

JATIMNET.COM, Probolinggo – Warga Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, menggelar Festival Sawah Noasi Sae Onggu di areal persawahan Jalan Manggis, Kelurahan Kedunggaleng, Kota Probolinggo, Minggu, 18 September 2022.

Festival tersebut digelar sebagai momentum penyadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya bangsa umumnya dan budaya lokal Kota Probolinggo khususnya Kecamatan Wonoasih.

Plt Sekretaris Kecamatan Wonoasih Yudo Pratomo mengatakan festival sawah merupakan wujud komitmen dalam melestarikan dan mengenalkan kearifan dan kesenian lokal yang ada di Wonoasih.

BACA JUGA: Festival Curahgrinting, Lestarikan Seni dan Budaya Lokal Kota Probolinggo

Budaya lokal tersebut di antaranya tarian Pajhar Laggu, Layangan Naga, Angklung Soaka D’galeng, dan lainnya. Pagelaran tersebut juga bertujuan sebagai ajang mengkampanyekan program We Love Cities, mendukung Kota Probolinggo sebagai Kota Layak Anak, dan melestarikan olahraga tradisional.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan masyarakat kepada Pemkot Probolinggo yang pada tahun ini meraih predikat sebagai Kota Layak Anak kategori utama,” katanya. 

Yudo menyampaikan tak hanya seni tari dan musik, dalam festival turut digelar bazar pelayanan pada masyarakat meliputi fasilitasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari BPPKAD, cek kesehatan dari Dinkes, P2KB dan lainnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin yang turut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi kreativitas masyarakat di Kecamatan Wonoasih.

“Atas nama pribadi dan pemkot, saya memberikan apresiasi positif pada segenap masyarakat Kecamatan Wonoasih yang turut mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Hadi menilai ide kreatif menampilkan segala potensi yang ada di Kecamatan Wonoasih dapat membangkitkan perputaran ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Ratusan Pelajar Bawakan Tari Glipang Asli Probolinggo

“Saya melihat adanya even Festival Sawah ini luar biasa. Ide kreatif yang dimunculkan, mengembangkan potensi yang ada di masing-masing kelurahan begitu luar biasa. Sehingga bisa membangkitkan perputaran ekonomi masyarakat setempat,” katanya.

Hadi mengatakan pelestarian budaya menjadi suatu hal yang sangat penting. Karena sebagian masyarakat mulai memandang budaya bangsa lain lebih menarik dan lebih hebat dari budaya sendiri.

“Memudarnya kecintaan terhadap budaya lokal menjadi tantangan bagi kita untuk mencari cara bagaimana mengembalikan rasa hormat kepada budaya sendiri,” ujarnya.

Hadi berharap ke depan kegiatan semacam itu bisa dilaksanakan oleh masing-masing kelurahan dengan menampilkan potensi dan keunikan di tiap wilayahnya.