Rabu, 20 May 2026 03:30 UTC

Bupati Probolinggo Mohammad Haris saat meluncurkan Hotline “Halo Sae” di Sela-sela upacara peringatan Harkitnas, Rabu, 20 Mei 2026. Foto: Zulafif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mulai mengoperasikan layanan pengaduan masyarakat berbasis digital bernama “Halo Sae”.
Layanan hotline berbasis kecerdasan buatan (AI) itu diperkenalkan Bupati Probolinggo Mohammad Haris usai upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kantor Pemkab Probolinggo, Rabu, 20 Mei 2026.
Keberadaan layanan itu disebut untuk mengurangi banyaknya aduan warga yang selama ini masuk langsung ke nomor pribadi bupati. Haris mengaku kerap menerima pesan masyarakat melalui WhatsApp untuk berbagai persoalan di wilayahnya.
“Selama ini karena belum ada hotline, masyarakat banyak yang WA langsung ke saya. Sampai HP saya panas dan nge-hang,” kata Haris kepada wartawan.
Melalui layanan itu, warga diminta menyampaikan laporan melalui nomor 0821-3100-1001. Aduan yang masuk nantinya diteruskan ke organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai bidang masing-masing.
Menurut Haris, sistem tersebut mulai disiapkan sejak tahun lalu. Pengembangannya membutuhkan waktu karena menggunakan teknologi AI yang diklaim mampu membantu memilah laporan masyarakat.
Selain menerima aduan, sistem “Halo Sae” juga disebut memiliki fitur klasifikasi tingkat urgensi laporan. Aduan yang dianggap mendesak seperti jalan rusak atau jembatan putus ditargetkan mendapat respons lebih cepat dibanding laporan lainnya.
“Kalau sifatnya urgent harus segera direspon. Ada kategori medium, ada juga yang perlu asesmen lebih lanjut sampai tiga kali 24 jam,” ujarnya.
Ia menambahkan, teknologi AI dalam sistem tersebut juga digunakan untuk menyaring laporan yang dinilai tidak valid maupun aduan palsu.
Ke depan, layanan “Halo Sae” disebut akan terhubung dengan command center dan sistem data terpadu milik Pemkab Probolinggo yang masih dalam tahap pengembangan.
