Logo

Warga Terdampak Banjir Probolinggo Dievakuasi dengan Perahu Nelayan

Reporter:,Editor:

Minggu, 18 January 2026 00:00 UTC

Warga Terdampak Banjir Probolinggo Dievakuasi dengan Perahu Nelayan

Proses evakuasi warga Dusun Belibis, Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo yang terendam banjir dengan menggunakan perahu nelayan. Foto: Zulafif.

JATIMNET.COM, Probolinggo - Hujan deras yang mengguyur wilayah Probolinggo sejak Sabtu siang, 17 Januari 2026 juga menyebabkan banjir di Dusun Belibis, Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

‎‎Debit air yang terus meningkat membuat warga, terutama anak-anak dan lansia terpaksa dievakuasi menggunakan perahu nelayan. Evakuasi berlangsung dramatis karena air dengan cepat menggenangi permukiman hingga setinggi dada orang dewasa atau berkisar antara 40-70 sentimeter.

‎‎Anak-anak hingga lansia terlihat panik saat berusaha menyelamatkan diri di tengah hujan deras yang tak kunjung reda.

BACA: Tanggul Sungai Rondoningo Jebol, Puluhan Rumah di Probolinggo Terendam Banjir

‎‎Di Kecamatan Sumberasih, ketinggian air dilaporkan mencapai 1,5 meter. Dusun Belibis menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah dengan jumlah penduduk sekitar 150 jiwa yang tersebar di 60 rumah.

‎‎Puluhan warga terjebak di dalam rumah, akibat banjir yang datang secara tiba-tiba. Salah seorang warga terdampak, Suni mengaku panik saat air masuk ke rumahnya dengan cepat.

‎‎“Kami benar-benar panik, air datang tiba-tiba dan langsung tinggi. Anak-anak sama orang tua banyak yang terjebak,” ujarnya.

BACA: BPBD Probolinggo Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem hingga 20 Januari

‎‎Hal serupa dialami Khamid, warga lainnya, yang tidak sempat menyelamatkan harta bendanya karena ketinggian air mencapai leher. “Harta benda sudah tidak bisa diselamatkan, semua habis (terendam air),” ungkapnya.

‎‎Hingga kini, warga setempat masih berupaya mengamankan diri serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi, termasuk ternak.