Logo

Tanggul Sungai Rondoningo Jebol, Puluhan Rumah di Probolinggo Terendam Banjir

Reporter:,Editor:

Sabtu, 17 January 2026 23:30 UTC

Tanggul Sungai Rondoningo Jebol, Puluhan Rumah di Probolinggo Terendam Banjir

Banjir merendam permukiman warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Krenjengan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu malam, 17 Januari 2026. Foto: Zulafif.

JATIMNET.COM, Probolinggo - Puluhan rumah di Desa Opo-opo dan Tanjungsari, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo diterjang banjir bandang, Sabtu, 17 Januari 2026.

‎‎Bencana ini terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Rondoningo yang tak kuat menahan tingginya debit air setelah hujan mengguyur selama lima jam. Tidak hanya permukiman warga, beberapa pondok pesantren (ponpes) juga diterjang luapan air bah.

Dari rekaman video amatir yang beredar, banjir bandang ini membuat warga panik. Mereka bergegas ke luar rumah saat air bah mulai masuk permukiman. Sebagian para santri nampak mengungsi dan mengamankan harta benda agar tidak terendam air.

BACADelapan Kecamatan di Probolinggo Rawan Longsor dan Banjir, BPBD Siagakan Relawan

Salah seorang santri Ponpes Darut Tauhid, Reza Mahardika mengatakan bahwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam sekejap, ketinggian air sudah mencapai sekitar 40 – 60 sentimeter.

“Sebelum banjir terjadi, hujan turun sejak jam 2 siang. Kemudian, saat menjelang malam air (bah) datang dan lama-kelamaan membesar dan masuk ke pondok,” katanya.

BACA: BPBD Probolinggo Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem hingga 20 Januari

Sekretaris Desa Tanjungsari, Edi Harianto menyatakan bahwa sedikitnya 75 rumah di tersebut terendam banjir. Saat ini, warga sebagian memilih mengungsi ke balai desa dan masjid.

‎‎"Warga memilih mengungsi,karena ketinggian air sudah lebih satu meter dan masuk rumah-rumah warga,"terangnya.

‎‎Edi menyampaikan, dampak paling parah terjadi di Dusun Krajan lantaran hampir seluruh rumah warga di sana terendam banjir.

‎‎Banjir tersebut mengakibatkan aktivitas warga di Kecamatan Krejengan lumpuh. Sebab, akses penghubung antardesa tergenang banjir.