Waduk Mengering, Petani Gresik Utara Terancam Gagal Panen

Agus Salim

Reporter

Agus Salim

Kamis, 18 Juli 2019 - 13:48

JATIMNET.COM, Gresik - Akibat kemarau panjang petani di wilayah Gresik utara terancam gagal panen. Kemarau menyebabkan embung atau waduk yang menjadi tumpuan pengairan sawah telah mengering.

Seperti yang terjadi di waduk Desa Petung, Kecamatan Panceng, Gresik mengering sejak tiga bulan terakhir.

"Kami terancam gagal panen, air waduk habis," kata Matkuri (57) petani setempat, Kamis 18 Juli 2019.

Matkuri mengaku, karena lahan persawahan tidak teraliri air, batang padi menjadi mengering dan jika ini terus terjadi bisa dipastikan padi akan mati dan gagal panen.

BACA JUGA: Wali Kota Madiun Himbau Petani Setempat Tanam Cabai

Hal senada ditambahkan petani lain, Rohim (55). Dia berharap instansi terkait turun tangan memberikan solusi pada petani, sebab saat kemarau padi mengering, dan butuh suplai air.

Saat ini, rata-rata padi milik petani berumur satu bulan lebih atau dalam masa pembuahan, sehingga membutuhkan suplai air yang cukup agar tetap tumbuh.

Namun, kondisi waduk yang kering membuat petani pesimis.

"Kondisi ini terjadi setiap tahunnya. Kami sebagai petani meminta pemerintah memberikan solusi. Waduk ini tadah hujan," tambahnya sembari menunjukkan padi yang kering akibat tak teraliri air.

BACA JUGA: Manten Kopi, Ritual Panen Raya Kopi di Lereng Kelud

Meski belum diketahui berapa hektare sawah di desa Petung yang terancam gagal panen akibat kekeringan.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, R. Ardi Setyarto akan memeriksa langsung ke lokasi lahan pertanian di desa Petung, Kecamatan Panceng, Gresik.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Kementrian Pertanian di Jakarta dimana ada bantuan program bernama Dampak Perubahan Iklim (DPI), meskipun tidak semua wilayah terdampak tertampung.

"Besok saya cek ke lokasi, sekaligus mensosialisasikan program DPI itu, dan apakah desa Petung tertampung pada program tersebut atau tidak. Kami akan berkoordinasi dengan Provinsi untuk data luasnya," pungkasnya.

Ralat. Berita ini telah mengalami koreksi pada Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Gresik . Atas kesalahan ini, kami mohon maaf.

Baca Juga

loading...