Vivo Genjot Produksi Ponsel di Indonesia

Dyah Ayu Pitaloka
Dyah Ayu Pitaloka

Rabu, 6 Maret 2019 - 12:35

JATIMNET.COM, Surabaya – Pabrik ponsel asal Cina Vivo meningkatkan kapasitas produksi di pabrik mereka di Tangerang, Banten. Berdasarkan survei, Vivo menduduki peringkat ke empat dalam penguasaan pasar di Indonesia, di bawah Samsung, Xiaomi dan Oppo.

"Tahun ini kami menggandakan kapasitas produksi kami," kata CEO Vivo Indonesia, Alan Feng, usai peluncuran Vivo V15 di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa 5 Maret 2019.

Vivo Indonesia menambah kapasitas produksi satu-satunya pabrik mereka di Cikupa, Tangerang menjadi 200 persen. Total kapasitas produksi mereka saat ini berada di angka 800.000 unit per bulan.

Produksi ponsel Vivo di Indonesia masih terfokus untuk memenuhi permintaan domestik terhadap seri V antara lain V11, V11 Pro dan yang terbaru V15. Vivo juga mengeluarkan seri Y di Indonesia yaitu Y91 dan Y95.

BACA JUGA: Oppo Hadirkan Kamera dengan Kemampuan 10x Zoom

Feng menyatakan pertambahan kapasitas produksi ini dapat membuka sekitar seribu lapangan pekerjaan.

General Manager for Brand and Activation Vivo Mobile Indonesia, Edy Kusuma, menyatakan bahwa penambahan kapasitas produksi ini didasarkan pada permintaan konsumen terhadap ponsel-ponsel Vivo yang semakin tinggi.

"Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Vivo," kata dia.

Pabrik Vivo di Cikupa telah berdiri sejak 2016. Vivo memperluas pabrik hingga dua kali lipat pada 2017 lalu untuk menunjang peningkatan kapasitas produksi.

BACA JUGA: Ini Dia Ponsel 5G dari Xiaomi, Mi Mix3 5G

Pabrik Vivo di Cikupa hingga 2018 berkembang menjadi empat gedung dan mereka masih ingin menambah gedung baru dalam beberapa waktu mendatang.

Peningkatan kapasitas produksi ini diimbangi dengan penambahan lini pengecekan untuk memastikan ponsel telah dirakit dengan benar.

Vivo berdasarkan data lembaga riset IDC menempati urutan keempat dalam penguasaan pasar di Indonesia, berada di bawah Samsung, Xiaomi dan Oppo.

Vivo mematok target merajai pasaran ponsel di Indonesia dalam tiga tahun ke depan. (Ant)

Baca Juga

loading...