Usai Upacara Sumpah Pemuda, Belasan Siswa SMPN 2 Kare Madiun Kesurupan 

Nugroho

Reporter

Nugroho

Senin, 28 Oktober 2024 - 05:00

Editor

Ishomuddin
usai-upacara-sumpah-pemuda-belasan-siswa-smpn-2-kare-madiun-kesurupan

Tangkapan layar video belasan siswa SMPN 2 Kare, Kabupaten Madiun, mengalami kesurupan massal, Senin pagi, 28 Oktober 2024. Sumber: media sosial

JATIMNET.COM, Madiun – Kesurupan massal terjadi di SMPN 2 Kare, Kabupaten Madiun, Senin pagi, 28 Oktober 2024.  

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kesurupan itu dialami 15 siswa. Sekitar pukul 08.00 WIB, para pelajar di sekolah yang berlokasi di Desa Morang itu baru saja mengikuti upacara bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda. 

Saat hendak mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), tiba-tiba salah satu siswa pingsan. Tak berapa lama, dia meronta-ronta tak karuan. Secara spontan, para siswa lain histeris.

BACA: Jumat Legi, Karyawan Pabrik Garmen Probolinggo Kesurupan

Sebagian di antara mereka berusaha menenangkan siswa yang kesurupan. Beberapa guru yang melihat kejadian itu juga bergegas menuju lokasi siswa yang kesurupan. 

Beberapa saat kemudian, kesurupan juga dialami siswa lain hingga jumlahnya mencapai 15 anak.

"Saat dipegangi dengan maksud untuk ditenangkan, para siswa (yang kesurupan) malah banyak bergerak tidak karuan sambil meronta-ronta," ujar Sarju, salah satu tokoh masyarakat Desa Morang yang sempat mendatangi lokasi saat kesurupan terjadi.

BACA: Puluhan Napi Narkoba Lapas Kelas 2B Probolinggo Dirukiah

Setelah beberapa saat, belasan siswa yang kesurupan telah sadar. Pihak sekolah akhirnya menetapkan kebijakan untuk mengakhiri kegiatan para siswa di sekolah lebih awal.

"Anak-anak (siswa) dipulangkan semua setelah kesurupan terjadi. Mungkin, untuk mengindari kesurupan terjadi lagi," kata Sarju.

Ia tidak mengetahui penyebab kesurupan yang dialami belasan siswa SMPN 2 Kare. Hanya saja, perisitiwa serupa sudah beberapa terjadi di sekolah tersebut. 

"Kalau untuk penyebabnya, saya tidak tahu pasti. Mungkin sama dengan kejadian sebelumnya," ujar Sarju.

Baca Juga