Logo

Udang Rebon Melimpah di Lumajang, Kelestarian Laut Jadi Perhatian

Reporter:,Editor:

Kamis, 23 July 2026 01:00 UTC

Udang Rebon Melimpah di Lumajang, Kelestarian Laut Jadi Perhatian

udang rebon. Foto: Alodokter

JATIMNET.COM, Lumajang – Populasi udang rebon di perairan pesisir Kabupaten Lumajang meningkat seiring berlangsungnya musim kemarau.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang Yuli Harismawati, mengatakan meningkatnya populasi udang rebon dipengaruhi perubahan kondisi oseanografi saat musim kemarau.

Perubahan suhu permukaan laut dan tingkat salinitas (kadar garam dari air laut) yang relatif stabil membuat udang rebon bermigrasi ke perairan dangkal di sepanjang pesisir.

Selain itu, intensitas sinar matahari yang tinggi memicu pertumbuhan plankton sebagai sumber pakan utama udang rebon. Kondisi tersebut menjadikan perairan pesisir Lumajang semakin produktif.

"Pancaran sinar matahari yang maksimal memicu ledakan pertumbuhan plankton sebagai sumber makanan utama udang rebon," ujar Yuli dalam keterangannya, Rabu, 22 Juli 2026.

Menurutnya, pola angin dan sirkulasi arus laut pada musim kemarau juga membawa massa air yang kaya nutrisi. Kombinasi faktor tersebut membuat populasi udang rebon meningkat sehingga lebih mudah ditemukan dan ditangkap nelayan.

Melimpahnya udang rebon menjadi angin segar bagi masyarakat pesisir. Selain meningkatkan pendapatan nelayan, hasil tangkapan tersebut juga menjadi bahan baku utama produksi terasi khas Lumajang yang selama ini dikenal memiliki cita rasa khas dan diminati pasar.

Meski demikian, Yuli mengingatkan agar meningkatnya hasil tangkapan tidak membuat masyarakat mengabaikan kelestarian lingkungan laut.

Menurutnya, ekosistem pesisir harus tetap dijaga agar populasi udang rebon tetap lestari dan mampu menopang perekonomian nelayan dalam jangka panjang.

"Kami berharap momen kelimpahan ini dimanfaatkan dengan bijak. Selain meningkatkan pendapatan nelayan, kesadaran menjaga kelestarian lingkungan laut tetap harus dijunjung agar siklus rezeki ini terus berlanjut," katanya.

Saat ini, nelayan di sejumlah wilayah pesisir Lumajang mulai memanfaatkan musim melimpahnya udang rebon yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan musim kemarau.

Pemerintah berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem laut.