TKD dan BPD Jember Sepakat Tunggu Penghitungan KPU

David Priyasidharta

Sabtu, 20 April 2019 - 12:19

JATIMNET.COM, Jember - Masing-masing tim sukses calon presiden dan wakil presiden di Kabupaten Jember sepakat menunggu hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum demi menciptakan suasana damai. Hal ini diungkapkan oleh baik Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kami sepakat menunggu sampai penghitungan suara secara manual yang dilakukan hingga tingkat KPU Kabupaten Jember selesai dan tidak melakukan euforia berlebihan berdasarkan hasil hitung cepat," kata Ketua TKD Jokowi-Amin, Tabroni di Jember, Sabtu 20 April 2019.

BACA JUGA: Ketua PBNU Imbau Masyarakat Patuhi Konstitusi

Hal senada juga disampaikan Ketua BPD Prabowo-Sandi di Jember, Ardi Pujo Prabowo yang juga sepakat menunggu hasil penghitungan suara yang disampaikan oleh KPU. Ia mengimbau semua pihak sabar untuk menunggu hasil resmi penghitungan suara tersebut.

"Semua sepakat untuk saling menghargai dan menunggu hasil penghitungan yang dilakukan penyelenggara pemilu. Tensi politik harus diturunkan pascapemungutan suara karena semua bersaudara dan menjaga suasana tetap kondusif," katanya.

Untuk menurunkan suhu politik, Polres Jember menggelar deklarasi damai pascapemungutan suara untuk menciptakan situasi Jember yang aman, damai dan sejuk dengan mengundang KPU Jember, Bawaslu, TKD Jokowi-Amin, BPD Prabowo-Sandi, pimpinan partai politik dan tokoh agama di salah satu hotel di Kabupaten Jember, Jumat 19 April 2019 malam.

BACA JUGA: KPU Imbau Dua Kubu Capres Cawapres Sudahi Klaim Kemenangan

"Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama sabar, sama-sama menunggu keputusan resmi dari KPU, sehingga tidak ada tindakan yang bisa meresahkan masyarakat pascapemungutan suara," kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo.

Ia berharap semua pihak sama-sama bisa menciptakan suasana yang kondusif dan setelah keputusan resmi KPU tentang hasil penghitungan suara pun diharapkan tidak ada euforia kemenangan yang berlebihan dan mereka yang kalah juga mematuhi putusan itu, sehingga bisa menjunjung tinggi menang bermartabat dan kalah terhormat. (ant)

Baca Juga

loading...