Piala Dunia Wanita 2019

Tim Putri AS Dikecam Usai Kalahkan Thailand 13-0

Rochman Arief

Rabu, 12 Juni 2019 - 12:51

JATIMNET.COM, Surabaya – Amerika Serikat mencatat rekor kemenangan terbesar dalam Piala Dunia wanita setelah menggulung Thailand 13 gol tanpa balas, Selasa 12 Juni 2019 dini hari.

Ini merupakan kemenangan terbesarnya di ajang serupa setelah pada 2007 mengalahkan Cina, dengan tujuh gol tanpa balas. Alex Morgan dkk sebelumnya juga menghajar Thailand, 9-0 di ajang uji coba pada 2016 silam.

Dalam laga yang berlangsung di Stade-Auguste Delaune II itu, Alex Morgan memborong lima gol yang dicetaknya pada menit 12, 53, 74, 81, dan 87. Sementara Rose Lavelle dan Samantha Mewis masing-masing mencetak dua gol.

Lavelle mengemas gol pada menit 20 dan 56, sedangkan Mewis 50 dan 54. Lindsey Horan, Megan Rapinoe, Mallory Pugh dan Carli Lloyd masing-masing mencetak sebiji gol pada menit 32, 79, 84, dan 90 + 2.

BACA JUGA: Skuat Garuda Dapat Pelajaran Berharga dari Kekalahan Lawan Yordania

Sejauh ini AS yang berstatus juara bertahan telah mencetak tujuh kemenangan di ajang internasional dan hanya sekali kalah pada Juli 2017, dengan mengemas 36 gol. Sementara dalam lima laga lainnya, AS mampu menetak clean sheet atau tanpa kebobolan.

“Kemenangan ini sangat penting bagi kami untuk terus melangkah, kita harus melihat babak penyisihan grup karena setiap gol akan dihitung,” kata Morgan, seperti dikutip BBC.co.uk, Rabu 12 Juni 2019.

Sejak Piala Dunia wanita digulirkan tahun 1991, AS telah mengumpulkan tiga gelar yang direbut pada 1991, 1999, dan 2015. Sementara tahun 2011 lalu, AS harus puas di peringkat kedua setelah kalah dari Jepang di partai puncak.

BACA JUGA: Racikan Pelatih Baru Persija Diuji Saat Bertandang ke Lamongan

Anak didik Jill Ellis itu berambisi membidik final ketiga secara beruntun pada putaran final di Prancis tahun ini. Namun satu-satunya tim yang mereguk dua gelar beruntun adalah tim putri Jerman yang merebutnya tahun 2003 dan 2007.

Meski memetik kemenangan besar, tim AS mendapat kecaman. Mereka dianggap tidak menghormati Thailand yang sudah tidak berdaya. Sebab dalam tempo 45 menit kedua, AS memberondong Thailand sembilan gol!

Dikutip dari Reuters melalui Antara, mantan pemain timnas AS Taylor Twellman melalui media sosialnya menganggap cara pemain AS merayakan gol dianggap berlebihan.

BACA JUGA: MU Ngotot Datangkan Wan-Bissaka

“Merayakan gol (seperti nomor punggung 9) menimbulkan rasa hambar bagi saya dan sebagian banyak orang. Saya ingin tahu apakah ada pemain yang meminta maaf setelah pertandingan,” kata Twellman melalui akun Tweeter yang diikuti  327.000 orang.

Namun Ellis tidak menanggapi kritikan tersebut. Dia memilih membela anak didiknya dengan kemenangan bersejarah bagi negaranya.

“Saya menghormati Thailand. Saya berbicara mendorong beberapa pemain Thailand agar tetap tegar. Ini bagian dari permainan,” katanya.

Sementara itu, pelatih Thailand Nuengruethai Sathongwien memuji sikap pemain AS yang mendorong anak didiknya yang terlihat kecewa. “Mereka membangkitkan kami, terima kasih untuk itu,” jelasnya.

Baca Juga

loading...