Logo

Tiang Jaringan Internet di Lahan Warga Dibongkar, Polemik Belum Usai

Reporter:,Editor:

Minggu, 12 July 2026 07:00 UTC

Tiang Jaringan Internet di Lahan Warga Dibongkar, Polemik Belum Usai

Tiang jaringan internet di Desa Kedundung, Kota Mojokerto di lahan warga akhirnya diturunkan. Foto: Wanto

Tiang Jaringan Internet di Lahan Warga Dibongkar, Polemik Belum Usai

JATIMNET.COM, Mojokerto – Tiang jaringan internet yang sempat menjadi sorotan publik karena berdiri di lahan milik warga Kelurahan Kedundung, Magersari, Kota Mojokerto tanpa kejelasan izin akhirnya dibongkar, Kamis, 10 Juli 2026.

Namun, pembongkaran itu belum mengakhiri polemik. Sebab, pemilik lahan masih mempertanyakan kompensasi atas penggunaan lahannya selama sekitar satu tahun.

Pemilik lahan, Nur Kholik mengaku tidak mengetahui rencana pembongkaran tersebut. Ia baru menyadarinya setelah mendengar keramaian dari arah belakang rumahnya.

"Saya mendadak kaget karena terdengar ramai dari belakang. Setelah saya lihat, ternyata tiang WiFi itu sedang dibongkar. Saya juga sempat merekam proses pembongkarannya," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Usai tiang berhasil diturunkan, Nur Kholik langsung menemui Ketua RT dan Ketua RW untuk menanyakan kejelasan kompensasi yang menurutnya belum pernah diselesaikan.

"Saya menanyakan kepada Pak RT dan Pak RW mengenai kompensasi yang sudah berjalan selama satu tahun ini. Sampai sekarang persoalan itu masih menjadi perhatian saya sebagai pemilik lahan," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jatimnet.com, pembongkaran dilakukan oleh lima orang. Tiga di antaranya berasal dari pihak penyedia layanan internet, sedangkan dua lainnya merupakan perwakilan RT 4 dan RT 1.

Proses pembongkaran itu turut menjadi perhatian warga sekitar yang sebelumnya mengikuti polemik keberadaan tiang tersebut melalui media sosial. Sejumlah warga tampak menyaksikan hingga tiang berhasil diturunkan.

Meski tiang telah dibongkar, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan pembongkaran maupun penyelesaian kompensasi yang dipersoalkan pemilik lahan.