JATIMNET.COM, Probolinggo – Petugas KSOP (Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Kelas IV Probolinggo membekali 30 nelayan di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo dengan jaket keselamatan (life jacket), Kamis, 6 Desember 2018.

Kasubdit Sarpras Direktorat KPLP, Probolinggo, Februari Zulistian mengatakan, pemberian life jacket bertujuan menekan jatuhnya banyak korban akibat kecelakaan laut, utamanya nelayan kapal kecil.

“Kalau kapal besar, alat keselamatannya cukup lengkap. Makanya kami fokus ke kapal kecil untuk sosialisasi, baik secara perlengkapan atau jumlah muatannya yang harus sesuai,” ujar Zulistian.

Terkait masih banyaknya nelayan yang abai terhadap keselamatan saat melaut, kata Zulistian, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap para nelayan di pelabuhan.

Selain life jacket, petugas juga memasang stiker himbauan keselamatan melaut pada setiap kapal nelayan Probolinggo, mulai kapal kecil berkapasitas di bawah 4 GT (Gross Ton) hingga kapal besar berkapasitas 9 GT.

Seperti diketahui, dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir terjadi beberapa kecelakaan laut. Diantaranya kecelakaan kapal Wahyu Ilaihi di perairan Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 21 penumpang selamat dalam kejadian itu.

Kemudian Oktober lalu, kapal Cahaya Bahari Jaya yang kandas di perairan Paiton Probolinggo-Sumenep, Madura dan menyebabkan 7 ABK tewas; kecelakaan kapal Multi Prima 1 di perairan Bali yang menyebabkan 6 ABK hilang dan 8 ABK selamat. Kemudian kapal Gerbang Samudra 1 terbakar di perairan Jamuang Gresik yang menewaskan 3 korban.