Logo

Tabrak Truk BBPJN yang Parkir di Jembatan Lengkong Mojokerto, Pemotor Tewas

Reporter:,Editor:

Jumat, 30 January 2026 07:00 UTC

Tabrak Truk BBPJN yang Parkir di Jembatan Lengkong Mojokerto, Pemotor Tewas

Petugas PMI sedang mengevakuasi korban yang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di jembatan Sungai Brantas Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Foto: Hasan.

JATIMNET.COM, Mojokerto - Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang pemotor meninggal dunia kembali terjadi di Mojokerto.

Kali ini, insiden itu menimpa seorang pengendara sepeda motor bernama Sardji, 63 tahun, warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat, 30 Januari 2026.

Korban meninggal dunia setelah motornya menghantam truk milik Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur saat berada di atas jembatan Sungai Brantas Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Saat kejadian, Sardji mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT dengan nomor polisi S 4292 VD dan melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto.

Adi Yuwanto, saksi mata saat ditemui di lokasi kejadian mengaku berada tepat di belakang korban sebelum kecelakaan terjadi. Ia menyebut, sejak awal perjalanan, korban sudah terlihat tidak fokus saat berkendara.

"Korban dari arah Surabaya, saya di belakangnya. Sejak di bawah tol, korban sudah terlihat mengantuk," ungkapnya.

BACA: Terlibat Lakalantas, Tentara ini Meninggal Dunia di Jalan Raya Pacing Mojokerto

Ia menambahkan, sepeda motor korban menabrak bagian belakang sisi kanan truk BBPJN Jatim yang sedang terparkir di lajur kiri jembatan untuk keperluan pembersihan jalan. Truk tersebut diketahui tidak menggunakan pelat nomor polisi.

"Korban menabrak belakang ujung kanan truk yang membersihkan jalan, langsung terjatuh ke kanan. Korban meninggal karena luka di wajah," jelasnya.

Benturan keras membuat korban mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Tubuh korban ditemukan dalam posisi tengkurap di badan jalan.

Sementara itu, pengemudi truk BBPJN Jatim Mustakim menjelaskan bahwa kendaraannya sudah diparkir sesuai prosedur di lajur kiri dari arah Surabaya menuju Jombang. Ia juga memastikan pengamanan telah dilakukan selama proses pembersihan jalan.

"Korban dari arah Surabaya, melaju kencang. Kemungkinan mengantuk, menabrak pojok belakang bak truk. Langsung terpental ke kanan," tandasnya.

Petugas kepolisian kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto guna keperluan visum et repertum.

Sementara itu, anggota Satlantas Polres Mojokerto melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.