Puncak Arus Balik Lebara 2019

Sistem Lawan Arus Diberlakukan di Ruas Tol Semarang-Bawen

Hari Istiawan

Minggu, 9 Juni 2019 - 08:40

JATIMNET.COM, Semarang – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, puncak arus balik Lebaran 2019 telah terjadi sejak Sabtu 8 Juni 2019.

Untuk mengatasi kepadatan, petugas sudah menerapkan sistem lawan arus (contra flow) dan sistem satu arah (one way) sejak Sabtu sore meski puncak arus balik sebelumnya diprediksi akan terjadi pada Minggu 9 Juni 2019.

“Tadi mulai dari Madiun, Solo, Salatiga, sampai ke Semarang landai dan lancar. Sementara dari Solo ke arah Semarang mulai terjadi kepadatan,” kata Menhub Budi Karyadi melalui siaran persnya, Minggu 9 Juni 2019.

BACA JUGA: Lima Belas Ribu Kendaraan dari Sumatera Menyeberang ke Jawa

Untuk mengatasi kepadatan dari Solo ke arah Semarang, sistem lawan arus sudah diterapkan pada KM 433 ruas Tol Semarang-Bawen.

Menurut Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudi Antariksa, sistem contra flow diberlakukan dari KM 433 sampai dengan gerbang tol Banyumanik, sedangkan sistem one way akan diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan kepadatan arus lalu lintas di ruas tol.

"Hari ini sudah mulai bertambah lonjakan dari Solo menuju ke Jakarta, ada peningkatan. Sehingga kita lakukan contra flow tadi mulai dari KM 433 Ungaran sampai ke gerbang tol Banyumanik," kata Rudi.

BACA JUGA: Pintu Tol Karanglo Padat, Dishub Sarankan Masuk Lewat Lawang

Menhub Budi mengapresiasi kebijakan dari Dirlantas Polda Jateng yang menerapkan contra flow. Menhub meminta kebijakan contra flow di ruas Tol Semarang-Bawen harus dilakukan secara hati-hati karena terdapat beberapa tanjakan yang dianggap rawan.

“Karena kalau langsung dilakukan secara drastis itu ada suatu luncuran mobil yang mungkin susah terkendali," tuturnya.

Menhub menjelaskan, pada penyelenggaraan arus mudik 2019 angka kecelakaan dan korban meninggal akibat kecelakaan menurun secara drastis.

"Angka kecelakaan turun dan korban meninggal turun drastis kurang dari 50 persen. Tapi kita tidak boleh lengah karena masih ada beberapa hari lagi untuk kembali ke Jakarta," katanya.

Baca Juga

loading...