Kamis, 23 July 2026 02:30 UTC

Tim Relawan serta bantuan dari Damkar melakukan penyemprotan di lokasi terdampak DBD di Tingar dan Tingarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto Rabu, 22 Juli 2026. Foto: Wanto
JATIMNET.COM, Mojokerto – Serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Mojokerto meluas. Selain di wilayah Kecamatan Bangsal, warga Dusun Tingar dan Dusun Buntut, Desa Tingarbuntut, Kecamatan Bangsal juga terjangkit penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ii.
Di Desa Tingarbuntut, sedikitnya 20 warga terindikasi terserang DBD sejak tiga pekan terakhir. Upaya penanganan pun dilakukan warga berama relawan, salah satunya dengan cara fogging atau pengasapan pada Rabu, 22 Juli 2026.
“Alhamdulillah, berkat bantuan relawan dan respons cepat dari Damkar, hari ini dilakukan fogging di empat RT, masing-masing dua RT di Dusun Tingar dan dua RT di Dusun Buntut,” kata Kepala Dusun Tingar, Gunadi.
Kegiatan fogging berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB dengan menyasar kawasan permukiman yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Salah seorang warga terdampak, Serly Matasya Purnama 26 tahun, berharap pemerintah dan petugas kesehatan tidak hanya melakukan fogging, tetapi juga memberikan edukasi terkait pencegahan penyakit yang ditularkan nyamuk.
“Kalau bisa ada penyuluhan kepada warga, terutama saat musim hujan atau setelah banjir, agar masyarakat lebih memahami cara mencegah berkembangnya nyamuk,” katanya.
Warga mengaku nyamuk masih banyak ditemukan pada malam hari sehingga diperlukan upaya pencegahan berkelanjutan.
Maka, perlu dilakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan genangan air secara bersama-sama.
Warga juga berharap setiap laporan terkait peningkatan kasus penyakit akibat gigitan nyamuk dapat segera ditindaklanjuti agar penyebaran penyakit dapat dicegah lebih cepat.
