Ubah Laku

Selama Pandemi, Forum Anak Situbondo Manfaatkan Medsos Sosialisasi Prokes

Zaini Zain

Reporter

Zaini Zain

Rabu, 15 Desember 2021 - 09:40

Editor

Ishomuddin
selama-pandemi-forum-anak-situbondo-manfaatkan-medsos-sosialisasi-prokes

DISIPLIN PROKES. Miza, 11 tahun, siswa kelas V SDN 3 Dawuhan, Situbondo, mengenakan masker saat mengunjungi acara Expo Batik Nusantara, Rabu, 15 Desember 2021. Foto: Hozaini

JATIMNET.COM, Situbondo – Forum Anak Situbondo memanfaatkan media sosial untuk mensosialisasikan program selama pandemi Covid-19. Mereka mengaku tak bisa menjalankan program turun ke bawah (turba) karena mematuhi protokol kesehatan dan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Selama dua tahun ini kami tak bisa melakukan sosialisasi turun ke sekolah-sekolah karena pandemi. Kami tetap bekerja memanfaatkan media sosial,” kata Ketua Forum Anak Situbondo  Kalisya Sabita Rahman, Rabu, 15 Desember 2021. 

Kalisya yang juga siswi SMA Negeri 2 Situbondo ini mengatakan selama pandemi, Forum Anak lebih banyak membuat konten kreatif sosialisasi di media sosial, seperti sosialisasi prokes agar anak-anak tetap mengenakan masker di luar sekolah, selalu cuci tangan, dan menjaga jarak saat bermain di rumah. Konten kreatif semacam itu kemudian diunggah di berbagai platform media sosial serta dibagikan melalui grup WhatsApp.

BACA JUGA: Percepat Vaksinasi, Satgas Covid-19 Situbondo Datangi Rumah Warga

“Konten yang kami buat seperti sosialisasi prokes saat anak-anak bermain di rumah atau mengenakan masker saat ikut orang tua pergi ke pasar atau tempat keramaian lainnya,” katanya. 

Selain konten prokes, Forum Anak juga membuat konten terkait bahaya adiktif bermain game online maupun kenakalan remaja lainnya, seperti menjauhi pergaulan bebas dan bebas minuman keras. 

“Berbagai konten yang kami bikin itu memang bagian dari program kami. Nanti kalau sudah pandemi berakhir, kami akan kembali turba ke masing-masing sekolah untuk sosialisasi,” ujarnya. 

BACA JUGA: Polres Situbondo Target 1.000 Orang Divaksin Menjelang Nataru

Menurut Kalisya, Forum Anak juga mendukung langkah Satgas melakukan tes usap ke masing-masing sekolah untuk mendeteksi dini penyebaran Covid-19 klaster sekolah. Selain para siswa, tes usap harus dilakukan juga kepada para guru karena mereka punya mobilitas tinggi di masyarakat. 

“Tes swab itu bentuk evaluasi pelaksanaan PTM (Pembelajaran Tatap Muka). Satgas perlu juga memonitor penerapan prokes di sekolah karena antara sekolah di perkotaan dan di desa kadang-kadang berbeda penerapannya,” katanya.

Baca Juga