Logo

Selain Kokain, Ini Deretan Narkoba yang Disita Polda Jatim pada Awal 2026

Reporter:,Editor:

Senin, 04 May 2026 06:00 UTC

Selain Kokain, Ini Deretan Narkoba yang Disita Polda Jatim pada Awal 2026

Personel Polda Jatim sedang menata barang bukti kokain yang ditemukan di wiayah perairan Sumenep dalam pers rilis yang digelar di Mapolda Jatim, Senin, 4 Mei 2026. Foto: Januar.

JATIMNET.COM, Surabaya – Temuan paket kokain dengan berat bersih 22,226 kilogram di wilayah perairan Sumenep menambah daftar panjang barang bukti narkoba yang disita aparat Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) sejak Januari hingga April 2026.

Selain kokain, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan bahwa pihaknya telah menyita beberapa barang bukti narkoba jenis yang lain sepanjang caturwulan pertama tahun ini.

Barang bukti itu, di antaranya 72,77 kilogram sabu, ganja 37,9 kilogram, dan 53 batang tanaman ganja.

Dari hasil pengungkapan tersebut, Nanang lantas memetakan daerah paling rawan. Pertama, Kota Surabaya dengan kasus terbanyak dan persentasenya mencapai 25,09 persen.

Kemudian, disusul Malang dan Sidoarjo yang masuk kategori zona merah dengan tingkat peredaran narkoba juga tinggi.

BACA: Polda Jatim Perketat Pengawasan Pesisir Usai Temuan Kokain di Sumenep

Dalam upaya mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba, Kapolda Jatim mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan.

Nanang meminta warga segera melapor jika menemukan benda mencurigakan yang diduga terkait narkoba. “Apabila melihat hal demikian segera laporkan kepada aparat terdekat supaya bisa segera diamankan,” ujarnya Senin, 4 Mei 2026.

Ia menegaskan bahwa dampak narkoba sangat besar, terutama bagi generasi muda, sehingga pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama.

“Korban narkoba ini luar biasa dampaknya. Kita harus cegah bersama-sama supaya tidak semakin banyak generasi muda yang menjadi korban,” katanya.

Polda Jatim, lanjutnya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai instansi dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Jatim.

“Kami bersama instansi terkait bersatu padu untuk memberantas masalah narkoba ini. Together we stand up against drugs,” pungkasnya.