Logo

Sekolah Makin Digital, Kemendikdasmen Tambah Perangkat Belajar Jadi 3 Unit per Sekolah

Reporter:,Editor:

Selasa, 14 April 2026 10:31 UTC

Sekolah Makin Digital, Kemendikdasmen Tambah Perangkat Belajar Jadi 3 Unit per Sekolah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat diwawancarai di Hotel Sanggrilla Surabaya, Selasa, 14 April 2026. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Surabaya – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa digitalisasi satuan pendidikan menjadi fokus utama pemerintah pada 2026. Program ini diarahkan untuk memperkuat pembelajaran berbasis teknologi di sekolah-sekolah.

Ia menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa serta para kepala daerah se-Jawa Timur.

Menurut Mu’ti, implementasi digitalisasi pendidikan di Jawa Timur telah menunjukkan hasil positif. Program tersebut bahkan sudah dimanfaatkan oleh siswa di berbagai jenjang pendidikan.

“Program revitalisasi dan digitalisasi di Jawa Timur telah terlaksana 100 persen dan telah mulai dimanfaatkan oleh para murid di semua jenjang pendidikan,” kata Mu’ti, Selasa, 14 April 2026.

Pada 2026, pemerintah akan memperkuat program tersebut dengan menambah jumlah perangkat digital di setiap satuan pendidikan.

“Program digitalisasi sebagai program Presiden juga insyaallah akan terus kami lanjutkan. Tahun ini sesuai arahan beliau, untuk digitalisasi akan ditambah jumlahnya, dari sekarang satu perangkat per satuan pendidikan nanti akan ditingkatkan menjadi tiga perangkat per satuan pendidikan,” ujarnya.

Penambahan perangkat ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran digital serta memperluas akses siswa terhadap materi berbasis teknologi.

BACA: Revitalisasi 60 Ribu Sekolah Digenjot, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

Mu’ti juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang dinilai berperan besar dalam keberhasilan implementasi program digitalisasi pendidikan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Ibu Gubernur dan juga bupati wali kota seluruh Jawa Timur,” katanya.

Selain digitalisasi, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.

Program tersebut menjadi pelengkap transformasi pendidikan agar tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga didukung sarana fisik yang memadai di setiap satuan pendidikan.