Logo

Revitalisasi 60 Ribu Sekolah Digenjot, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

Reporter:,Editor:

Selasa, 14 April 2026 13:33 UTC

Revitalisasi 60 Ribu Sekolah Digenjot, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat diwawancarai di Hotel Sanggrilla Surabaya, Selasa, 14 April 2026. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus memperluas program revitalisasi sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa program tersebut akan diperluas secara signifikan pada 2026.

“Untuk revitalisasi sesuai dengan arahan Bapak Presiden juga insyaallah akan ditambah 60.000 satuan pendidikan sehingga sasarannya akan semakin banyak,” ujarnya, Selasa, 14 April 2026.

Program revitalisasi ini mencakup perbaikan dan peningkatan sarana serta prasarana pendidikan agar lebih layak dan mendukung proses belajar mengajar.

Secara nasional, pemerintah menargetkan revitalisasi sekitar 11.400 satuan pendidikan pada 2026 sebagai kelanjutan dari program yang telah berjalan sebelumnya.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong pemerataan kualitas pendidikan, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas.

Mu’ti menilai keberhasilan program pendidikan di daerah, termasuk Jawa Timur, tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Ibu Gubernur dan juga bupati wali kota seluruh Jawa Timur,” katanya.

BACA: Sekolah Makin Digital, Kemendikdasmen Tambah Perangkat Belajar Jadi 3 Unit per Sekolah

Di sisi lain, pemerintah juga mengakselerasi digitalisasi sekolah sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional.

Program tersebut akan diperkuat melalui penambahan perangkat pembelajaran digital di setiap satuan pendidikan, guna mendukung proses belajar yang lebih modern dan adaptif.

Dengan kombinasi revitalisasi dan digitalisasi, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas pendidikan yang merata sekaligus relevan dengan perkembangan teknologi.