Minggu, 19 April 2026 11:30 UTC

Pengurus Partai Golkar Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto foto bersama Ketua Bappilu V DPD Partai Golkar Jawa Timur Sumardi di sela muscam, Minggu, 19 April 2026. Foto: Karina.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Partai Golkar Kabupaten Mojokerto terus menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI secara maraton.
Pada Minggu, 19 April 2026, muscam dilaksanakan untuk dua daerah pemilihan (dapil). Pertama, mucam untuk Dapil III yang meliputi Kecamatan Puri, Sooko, Trowulan, dan Mojoanyar digelar di Kantor DPD Golkar Mojokerto.
Muscam kedua untuk Dapil V (Kecamatan Bangsal, Kutorejo, dan Dlanggu) yang dilaksanakan di Cafe Telaga Bening Karangasem, Kecamatan Bangsal.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Winajat mengatakan bahwa pelaksanaan muscam secara maraton bertujuan lebih mengintensifkan konsolidasi organisasi.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan penguatan struktur partai menuju kontestasi politik mendatang.
Winajat menegaskan, pelaksanaan Muscam XI dalam sehari untuk dua dapil menunjukkan keseriusan partai dalam menata kekuatan hingga level bawah.
“Ini bagian dari percepatan konsolidasi struktural. Kita ingin memastikan seluruh kecamatan memiliki kepengurusan yang solid dan siap bergerak,” ujarnya yang juga Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini.
Dalam forum tersebut, Partai Golkar tidak hanya melakukan penguatan organisasi. Namun, juga mendorong regenerasi kepemimpinan di tingkat kecamatan.
Sejumlah wajah baru mulai diberi ruang untuk mengisi posisi strategis, seiring dengan kebutuhan menghadirkan energi dan gagasan segar dalam tubuh partai.
“Penyegaran kepengurusan ini penting agar mesin partai lebih dinamis dan responsif terhadap perkembangan politik,” imbuhnya.
Selain itu, Muscam XI juga menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan visi politik partai dalam menghadapi Pemilu nasional 2029 serta Pemilu lokal 2031.
Penajaman strategi pemenangan dilakukan dengan mempertimbangkan potensi wilayah dan basis suara di masing-masing kecamatan.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto optimis konsolidasi yang dilakukan secara masif dan terstruktur akan meningkatkan suara dan kursi lembaga legislative.
“Kami ingin hasil yang lebih baik. Kuncinya ada pada soliditas kader, kerja terukur, dan kedekatan dengan masyarakat,” tegasnya.
Dengan pola konsolidasi yang simultan di berbagai dapil, Golkar Mojokerto menunjukkan kesiapannya untuk kembali bersaing dan memperkuat posisi sebagai kekuatan politik yang diperhitungkan di tingkat daerah.
Ketua Bidang Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) V DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sumardi mengatakan bahwa muscam digelar merupakan tindak lanjut dari munas, musda provinsi hingga kabupaten.
Untuk tujuan itu, musyawarah kecamatan (muscam) di Kabupaten Mojokerto kian intensif dijalankan. Langkah ini merupakan tindak lanjut munas, musda provinsi, hingga kabupaten.
“Ini bagian dari program organisasi yang wajib diselesaikan,” ujar pria yang kini menjabag sebagai anggota DPRD Jawa Timur itu.
Tidak berhenti di muscam, tahap selanjutnya yang harus dijalankan adalah musyawarah desa dan kelurahan. Tahapan konsolidasi dari tingkat atas hingga akar rumput ini dinilai penting dalam mempersiapkan Pemilu mendatang.
Maka, ia menegaskan agar para kader tancap gas dalam menyusun kekuatan politik secara menyeluruh. Apalagi, dinamika regulasi Pemilu dinamis dan terus berkembang.
Sumardi lantas mencontohkan kemungkinan perubahan aturan. Hal ini termasuk putusan Mahkamah Konstitusi dan potensi penyesuaian daerah pemilihan yang harus diantisipasi sejak itu.
“Apapun perubahan regulasinya, kita harus siap. Maka konsolidasi ini wajib dilakukan secara menyeluruh,” tegas anggota DPRD Provinsi Jatim ini.
