Logo

Purnomo Hadi Siapkan PKB Madiun Hadapi Dinamika Politik 2029

Reporter:

Senin, 15 June 2026 10:00 UTC

Purnomo Hadi Siapkan PKB Madiun Hadapi Dinamika Politik 2029

Calon ketua definitif PKB Madiun dr.Purnomo Hadi. Foto: Nugroho

JATIMNET.COM, Madiun – Calon Ketua definitif Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Madiun periode 2026–2031, dr Purnomo Hadi mulai menyiapkan langkah awal setelah mendapat mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Purnomo menyebut fokus pertamanya adalah membentuk struktur kepengurusan baru yang mampu merangkul seluruh elemen partai tanpa adanya sekat internal.

Menurutnya, penyusunan kepengurusan akan dilakukan bersama Tim 7 yang telah dibentuk partai dengan melibatkan unsur Dewan Mustasyar, Dewan Syuro, dan Dewan Tanfidz.

“Alhamdulillah saya mendapatkan amanah sebagai calon Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026-2031. Setelah pengumuman, kami langsung mendapatkan arahan terkait proses penyusunan struktur kepengurusan,” ujarnya, Senin, 15 Juni 2026.

Ia menargetkan kepengurusan baru segera terbentuk setelah melalui proses pengajuan dan pengesahan dari DPP PKB. Namun, ia menegaskan komposisi pengurus harus mencerminkan semangat kebersamaan.

“Kami ingin kepengurusan yang inklusif dan mampu merangkul semua unsur. Tidak boleh ada sekat-sekat atau faksi,” katanya.

“Semua yang memiliki komitmen membesarkan partai dan mengabdi kepada masyarakat harus mendapat ruang,” lanjut pria yang menjabat sebagai Wakil Bupati Madiun ini.

Selain konsolidasi internal, Purnomo juga berencana membuka ruang lebih luas bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan PKB, terutama kalangan muda dan tokoh masyarakat.

“PKB adalah rumah bersama. Kami membuka diri kepada siapa pun yang memiliki semangat mengabdi kepada masyarakat melalui jalur politik,” ujarnya.

Ia mengatakan, kepemimpinan ke depan tidak hanya berorientasi pada penguatan struktur partai, tetapi juga memperbesar peran PKB dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Meski belum menyebut target politik menghadapi Pemilu 2029, Purnomo menyatakan langkah awal akan difokuskan pada penguatan kaderisasi dan konsolidasi hingga tingkat bawah.

Komunikasi dengan pengurus lama serta para senior partai juga akan dilakukan untuk memastikan proses pergantian kepemimpinan berjalan lancar.