Senin, 15 June 2026 14:00 UTC

Mahdi saat menerima Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PPPP Kabupaten Probolinggo periode 2026-2031 di DPW PPP Jatim, Senin, 15 Juni 2026. Foto: Zulafif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Probolinggo mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.
Usai menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru periode 2026-2031, partai berlambang Ka'bah itu memasang target meraih 14 kursi DPRD Kabupaten Probolinggo.
Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo Mahdi menyebut target tersebut dipatok dengan strategi menempatkan dua kader di setiap daerah pemilihan (dapil). Saat ini, PPP memiliki enam kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo.
“Sekarang kami punya enam kursi. Di Kabupaten Probolinggo ini ada tujuh dapil. Target kami, setiap dapil terisi dua kursi,” ujar Mahdi.
Untuk mengejar target tersebut, Mahdi memimpin kepengurusan baru bersama Abdul Manaf sebagai sekretaris dan Amin Haddar sebagai bendahara.
SK kepengurusan baru PPP Kabupaten Probolinggo diteken Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono. Penyerahan SK dilakukan oleh Ketua DPW PPP Jawa Timur Arif Winarko di Kantor DPW PPP Jawa Timur, Senin, 15 Juni 2026.
Mahdi menyebut turunnya SK tersebut menjadi awal konsolidasi internal partai. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah menggelar rapat bersama pengurus harian DPC untuk menyusun agenda organisasi selama lima tahun ke depan.
Rapat tersebut nantinya menjadi dasar pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan Musyawarah Ranting (Musran) di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo.
“Langkah awal kita akan menggelar rapat bersama pengurus harian DPC. Kemudian DPC akan mengadakan Musancab, setelah itu kita mengadakan Musran,” katanya.
Selain memperkuat struktur organisasi, PPP juga mulai melakukan penataan mesin partai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ranting sebagai persiapan menghadapi agenda politik mendatang.
Sekretaris DPC PPP Kabupaten Probolinggo Abdul Manaf mengatakan penguatan struktur bawah menjadi salah satu prioritas kepengurusan baru.
“Insyaallah kami akan tancap gas untuk menguatkan struktur ke bawah, dengan melakukan penataan PAC dan kepengurusan ranting,” ujarnya.
Sementara itu, PPP juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin bergabung dan maju sebagai calon legislatif melalui partai tersebut. Meski demikian, Mahdi menegaskan kaderisasi internal tetap menjadi fondasi utama penguatan partai.
“Kami akan memaksimalkan kader-kader dan membuka seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin menjadi caleg PPP,” pungkasnya.
