JATIMNET.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan merevitalisasi kawasan kota tua Segitiga Emas yakni Jalan Tunjungan, Jalan Blauran dan Jalan Embong Malang. Revitalisasi dimulai dengan pengecatan di Jalan Tunjungan dengan konsep heritage dengan warna klasik.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya Iman Krestian menjelaskan, revitalisasi ini untuk mempercantik dan menata kawasan tersebut. "Kami sudah mulai mengecat Gedung Siola di Jalan Tunjungan," kata Iman melalui telepon, Rabu 3 April 2019.

Nantinya beberapa gedung di sepanjang jalan tersebut dicat dengan warna klasik kecuali Hotel Majapahit yang memiliki khas warna putih. Iman menjelaskan, pemilihan warna klasik tersebut bertujuan untuk menonjolkan detail-detail atau simbol pada setiap bangunan.

BACA JUGA: Pemkot Surabaya Pastikan Siap Sediakan Angkutan Massal

Pihaknya juga akan menata jalur pedestrian dengan memasang ornamen lampu untuk menonjolkan kawasan kota tua. Pengecatan tiga kawasan segitiga emas ini tidak dibuat seragam.

Iman mengatakan konsep pewarnaan tiga kawasan itu berbeda-beda untuk menyesuaikan kondisi dan karakteristik bangunan setempat.

“Kalau di Blauran, kami merivitalisasi kampung-kampungnya, memperbaiki jalur pedestrian, saluran dan lampu penerangannya. Jadi konsep pewarnaanya berbeda dengan Tunjungan. Kalau Gedung Siola itu kami tonjolkan kombinasi warna merah dan putih,” jelasnya.

Iman menambahkan, di jalur pedestrian kawasan Blauran, saat ini sedang tahap perbaikan saluran. "Perbaikan saluran ini diutamakan karena memerlukan waktu yang lama. Setelah itu baru dilakukan pemasangan paving, penerangan jalan umum (PJU) dan pengecatan bangunan," katanya.

Iman mengatakan pihaknya menarget pengecatan Gedung Siola selesai dalam sebulan berikut antisipasi kemungkinan cuaca buruk. "Kalau cuacanya panas mungkin dua minggu sudah bisa selesai. Kemudian dilanjutkan ke bangunan yang lainnya,” pungkasnya.

BACA JUGA: Ini Lima Warung Rujak Cingur Legendaris di Surabaya

Revitalisasi dicanangkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu 20 Maret 2019 lalu. Dalam kesempatan itu, Risma, sapaan Tri Rismaharini menginstruksikan pada DCKTR agar melakukan revitalisasi dan penataan pada kawasan tersebut. Beberapa pekerjaan perlu dilakukan mulai pemasangan lampu-lampu, pengecatan dan perbaikan lainnya.

"Saya nggak ngerti mana akses untuk warga. Yang penting diperbaiki dulu. Misalkan itu ternyata kawasan PD Pasar, saya minta PD Pasar memperbaiki. Soalnya di Genteng Kali penuh PKL ketika malam, dan dampaknya menjadi kotor. Jadi kawasan ini harus ditata dan diperbaiki,” kata Risma saat itu.

Ia juga menyampaikan pada DCKTR untuk menggunakan konsep nuansa Eropa yang cerah. Saat ini kawasan kota harus dengan warna yang cerah dan berwarna agar lebih hidup kawasannya.