Razia Jelang Ramadan, Satpol PP Probolinggo Amankan PSK

Zulkiflie
Zulkiflie

Kamis, 25 April 2019 - 22:49

JATIMNET.COM, Probolinggo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo merazia sejumlah tempat yang kerap diduga digunakan sebagai ajang prostitusi terselubung.

Ada dua lokasi yang disasar petugas dalam merazia yang meliputi areal persawahan belakang Pasar Mangunharjo. Petugas juga menyisir bantaran rel kereta api yang lokasinya berdekatan. Hasilnya petugas mendapati delapan PSK yang tengah mangkal atau sedang menunggu pelanggan.

Tak hanya itu, di sekitar lokasi yang sama petugas juga memergoki PSK yang tengah melayani lelaki hidung belang. Hanya saja langkah petugas tak berjalan mulus, setelah sejumlah PSK melarikan diri meski sempat terlibat kejar-kejaran.

BACA JUGA: BKSDA Probolinggo Pasang Perangkap Monyet Liar

Sementara di lokasi kedua, petugas menyisir tempat prostitusi Penangan, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran. Di lokasi ini, petugas mengamankan dua PSK yang tengah mangkal dan seorang lelaki hidung belang.

Ironisnya para PSK yang tertangkap, rata-rata sudah berusia di atas 50 tahun. Guna pembinaan seluruhnya diamankan petugas, ke kantor Satpol PP Kota Probolinggo.

“PSK yang terjaring ini merupakan pemain lama. Mereka sudah berulang kali diamankan dalam razia yang sama,” kata Kasi Operasi dan Penertiban Satpol PP, Kota Probolinggo, Hendra Kusuma, selepas razia.

BACA JUGA: Ratusan Pelajar Bawakan Tari Glipang Asli Probolinggo

Razia dilakukan guna menciptakan situasi yang kondusif dan ketertiban jelang bulan Ramadan. Selain itu, razia ini untuk menekan penyebaran penyakit menular, seperti AIDS dan penyakit lainnya.

“Saya juga meminta partisipasi masyarakat untuk aktif melaporkan hal-hal yang dapat mengganggu ketenangan. Bisa telpon ke kami melalui nomor 112, jika memang ada yang mengganggu ketertiban,” jelas Hendra.

Selain PSK dalam razia ini, petugas juga mengamankan sejumlah pemuda yang tengah menggelar pesta minuman keras. Tak hanya dibina, seluruhnya kemudian didata dan berjanji tidak mengulanginya lagi, dengan ditulis dikertas bermaterai.

Baca Juga

loading...