Kamis, 05 November 2026 09:00 UTC

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Direktur PT Smelting, Harry Pancasakti. Foto: PT.Smelting.
JATIMNET.COM, Gresik – PT Smelting telah menanam 87.800 pohon mangrove di Kabupaten Gresik sejak 2014. Selain menjaga ekosistem pesisir, perusahaan juga mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan nilai ekonomi kawasan mangrove.
Atas kontribusi tersebut, PT Smelting menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Festival Mangrove Jawa Timur ke-11 di Bee Jay Bakau Resort, Probolinggo, 3 November 2026. Penghargaan diserahkan langsung kepada Direktur PT Smelting Harry Pancasakti.
Program konservasi mangrove perusahaan dimulai di Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujung Pangkah. Pada 2026, program tersebut diperluas ke wilayah Randuboto dengan target penanaman 30.000 pohon mangrove dalam kurun tiga tahun.
Tak hanya menanam pohon, PT Smelting juga mengembangkan ekowisata melalui bantuan kapal dan pembangunan jalur tracking. Perusahaan turut mendukung pendidikan lingkungan lewat rumah kaca (greenhouse) dan sekolah mangrove.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dilakukan melalui pengembangan UMKM, termasuk produk olahan mangrove dan kafe apung.
Program ini diarahkan untuk membuka peluang usaha sekaligus memberikan nilai ekonomi dari keberadaan ekosistem mangrove. "Kami melakukan pemberdayaan UMKM untuk produk olahan mangrove dan menginisiasi ekowisata guna meningkatkan ekonomi masyarakat," jelas Harry, Kamis, 5 November 2026.
Dalam Festival Mangrove yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut, PT Smelting juga memperkenalkan inovasi pengurangan sampah plastik. Salah satunya dengan mengganti polybag pembibitan mangrove menggunakan daun pisang.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong keterlibatan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat dalam rehabilitasi mangrove serta penguatan ekonomi pesisir.
Harry mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk memperluas program konservasi dan pemberdayaan masyarakat.
"Apresiasi dari Ibu Gubernur memacu kami untuk terus memperluas dampak positif terhadap lingkungan. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk tumbuh bersama masyarakat, memberdayakan komunitas, dan merawat bumi demi generasi mendatang," tegasnya.
