Logo

Proyek Pemeliharaan Jalan Raya Kamal-Bangkalan-Kota Sampang Dianggarkan Rp4 Miliar

Reporter:,Editor:

Selasa, 17 February 2026 09:20 UTC

Proyek Pemeliharaan Jalan Raya Kamal-Bangkalan-Kota Sampang Dianggarkan Rp4 Miliar

Kondisi jalan raya nasional di Kabupaten Sampang berlubang membahayakan pengendara. Foto: Zainal Abidin

JATIMNET.COM, Sampang – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali menggelontorkan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk proyek pemeliharaan rutin jalan nasional ruas Kamal–Bangkalan–Kota Sampang. Kegiatan ini menyasar peningkatan kualitas dan kemantapan jalan di wilayah Madura agar tetap layak dan aman dilalui masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun Jatimnet.com, proyek tersebut tercantum dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK) Nomor: BM 0403-Bb8.9.2/252. Pelaksana kegiatan adalah CV Firman Jaya yang beralamat di Jalan KH Cokroatmojo, Kabupaten Pamekasan. Kontrak pekerjaan berlaku hingga akhir tahun 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Provinsi Jawa Timur untuk ruas Kamal–Bangkalan–Kota Sampang, Abu Sofyan, membenarkan bahwa BBPJN Jatim–Bali mulai menjalankan pemeliharaan rutin pada tahun ini. Ia menegaskan, program tersebut difokuskan pada perawatan kondisi dan holding jalan nasional di jalur tersebut.

Menurut Sofyan, pihaknya menjalankan proyek ini untuk memastikan jalan nasional tetap dalam kondisi mantap, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan. Ia menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur, terutama menjelang arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri.

BACA: Jalan Beton di Tambelangan Sampang Mulai Retak, Inspektorat Diminta Turun Tangan

"Baru mulai, lagi persiapan jalur lebaran. Mas," kata Abu Sofyan kepada Jatimnet.com, Selasa 17 Februari 2026.

Ia menjelaskan, tim pelaksana melakukan sejumlah pekerjaan rutin, seperti pembersihan badan jalan serta perbaikan dan penambalan lubang menggunakan metode Cold Mix Foamed (CMF) aspal. Metode ini dinilai efektif untuk mempercepat proses perbaikan tanpa mengganggu arus lalu lintas secara signifikan.

Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, BBPJN Jatim–Bali juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat, termasuk Polsek di wilayah terdampak proyek. Langkah tersebut ditempuh agar pengerjaan berjalan sesuai jadwal dan tidak menimbulkan hambatan lalu lintas.

Saat ditanya mengenai titik spesifik pekerjaan di wilayah Sampang, Sofyan belum memaparkan detail lokasi yang akan dikerjakan.

"Lihat saja nanti, yang kerja juga orang sana. Oke," ujarnya.

BACA: Jalan Rabat Beton Rp191 Juta di Sampang Rusak dalam 5 Bulan, Pemdes Mambulu Barat Siap Perbaiki

Sebagai informasi, panjang jalan nasional di wilayah Madura mencapai sekitar 322 kilometer. Pengelolaannya dibagi dalam tiga wilayah kerja Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yakni PPK 3.1 untuk ruas Bangkalan–Tanjungbumi–Pamekasan–Sumenep, PPK 3.2 untuk ruas Kamal–Bangkalan–Kota Sampang, serta PPK 3.3 untuk ruas Sampang–Pamekasan–Sumenep.

Proyek pemeliharaan rutin ini diharapkan mampu menjaga konektivitas antarkabupaten di Madura sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama menjelang momen Lebaran yang identik dengan lonjakan volume kendaraan.