Selasa, 17 February 2026 08:11 UTC

Tim gabungan saat melakukan pendataan harga di Pasar Tanjung Mojokerto. Foto: Hasan
JATIMNET.COM, Mojokerto – Menjelang bulan suci Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama jajaran kepolisian dan Diskoukmperindag Kota Mojokerto menggelar inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok dan bahan penting (bapoktin) di Pasar Tanjung Mojokerto Kota, Selasa siang, 17 Februari 2026. Tim turun langsung ke lapangan untuk memantau pergerakan harga sekaligus memastikan pasokan tetap tersedia menjelang lonjakan permintaan selama Ramadan.
Petugas menyisir sejumlah lapak pedagang dan berdialog dengan penjual maupun pembeli. Mereka mengecek harga beras, gula, minyak goreng, telur, daging, hingga komoditas strategis lainnya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan mencegah gejolak pasar menjelang bulan puasa.
Kanit Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Satreskrim Polres Mojokerto Kota, Iptu Samsul, menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan harga bapoktin di wilayah Kota Mojokerto masih dalam kondisi aman dan terkendali.
“Untuk harga relatif aman. Kemudian apabila nanti terdapat harga yang melonjak kami akan lakukan sidak kembali,” ungkapnya.
BACA: Rukyah di Atap Masjid Madasa: Tim Falakiyah Nyatakan Awal Ramadan Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Ia menegaskan, aparat akan terus melakukan pengawasan berkala guna mengantisipasi kenaikan harga yang tidak wajar. Pihaknya juga berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil, bahkan bisa mengalami penurunan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Harapannya agar harga bapoktin bisa turun sehingga imbasnya kepada masyarakat sehingga bisa menikmati hasilnya,” tambahnya.
Dalam sidak tersebut, tim tidak menemukan lonjakan harga yang signifikan. Secara umum, aktivitas perdagangan di Pasar Tanjung berjalan normal tanpa adanya gejolak berarti pada komoditas utama.
“Untuk temuan yang signifikan tidak ada. Justru temuannya relatif aman untuk harganya,” terangnya.
Terkait potensi penimbunan bahan pokok, kepolisian memastikan telah membentuk Satgas Pangan untuk mengawasi distribusi dan peredaran bapoktin. Satgas ini siap mengambil tindakan tegas jika menemukan praktik kecurangan atau penimbunan yang merugikan masyarakat.
BACA: Gunakan Sistem Khumasi, Ponpes di Jember Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Selasa 17 Februari 2026
“Apabila ada penimbunan terkait bapoktin silakan menghubungi kami dan akan kami tindak,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin, memastikan ketersediaan beras menjelang Ramadan dalam kondisi mencukupi. Ia menyebut stok beras aman, bahkan diproyeksikan cukup hingga Hari Raya Idulfitri.
“Kami pastikan untuk menjelang hari Ramadan ini stoknya aman bahkan sampai Lebaran pun masih aman,” ujarnya.
Dengan hasil pemantauan tersebut, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan selama Ramadan, sehingga masyarakat Mojokerto dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.
