Prabowo Anggap Hantu TPS Bisa Hilangkan Surat Suara

M. Khaesar Januar Utomo

Minggu, 31 Maret 2019 - 18:33

JATIMNET.COM, Sidoarjo – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta masyarakat  mengawasi seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menghindari hilangnya surat suara. Permintaan ini sebagai langkah antisipasi adanya hantu yang dapat menghilangkan suara pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Permintaan ini disampaikan di sela kampanye akbar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo Minggu 31 Maret 2019. Pengawasan ini diharapkan dilakukan mulai dari tingkat RT hingga selesai  pemungutan surat suara.

“Ini agar tidak ada hantu-hantu yang dapat menghilangkan surat suara, bahkan menusuk surat suara lebih dari dua suara. Ajak teman atau saudara untuk sama-sama mengawasi pemungutan suara,” kata mantan menantu Presiden RI kedua, Soeharto itu.

BACA JUGA: Gelora Delta Sidoarjo Diputihkan Pendukung Prabowo-Sandiaga

Prabowo mengingatkan untuk masyarakat dapat memilih dan nyoblos sesuai dengan hati nurani. Mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini meminta masyarakat jangan memikirkan kemenangan Prabowo-Sandi, tetapi demi anak cucu bangsa Indonesia.

“Saya meminta masyarakat mengawasi, mengoreksi, dan mencegah agar tidak lengah saat saya terpilih menjadi presiden,” janji Prabowo di hadapan pendukungnya.

Pria yang juga pernah menjadi Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu naik panggung untuk menyampaikan orasi pada pukul 15.00 WIB dan mengakhirinya satu jam kemudian. Dalam tempo satu jam itu, dia banyak mengobral janji kepada pendukungnya jika terpilih menjadi presiden.

Janji pertama tidak akan mengecewakan pendukungnya yang sudah datang dari penjuru Jatim ke Sidoarjo dan berpanas-panasan. Bahkan dia meminta agar pendukungnya mengoreksi apabila nanti lengah atau salah.

BACA JUGA: Prabowo Dituding Salah Data Terkait Kekuatan Militer Indonesia

Kedua, tidak ingin berkhianat kepada rakyat yang sudah mempercayakannya sebagai presiden dan wakil presiden. “Saya bertekat tidak akan berkhianat kepada bangsa, negara, rakyat serta agama,” Prabowo berjanji di hadapan pendukungnya.

Sementara janji ketiga, putra begawan ekonomi, Soemitro Djojohadikusumo itu akan menurunkan tarif dasar listrik (TDL) dalam 100 hari kerjanya sebagai presiden.

Dalam kampanye akbar itu, Prabowo menyentil sistem kartu yang dibagikan kubu petahana, Joko Widodo, yang tidak dibarengi ketersediaan anggaran. Mengakhiri orasinya, Ketua umum Partai Gerindra berceloteh kepada pendukungnya yang hadir terkait perbandingan kegantengan Al Ghozali dengannya.

Baca Juga

loading...