Rabu, 22 April 2026 12:06 UTC

Tim Unit Tipidsus Satreskrim Polres Sampang mengecek distribusi dan stok LPG 3 Kg di SPBE PT Asa Perkasa Abimulya yang di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Foto: Humas Polres Sampang.
JATIMNET.COM, Sampang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang menelusuri dugaan persoalan distribusi LPG 3 kilogram di tingkat pengecer menyusul laporan masyarakat terkait kelangkaan dan harga yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran LPG bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan di tingkat bawah.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menyebutkan bahwa indikasi penyimpangan berpotensi terjadi di tingkat pengecer, terutama terkait distribusi dan harga jual ke masyarakat.
"Kami juga mendalami laporan warga mengenai harga LPG 3 kg yang melampaui HET. Terdapat kemungkinan adanya praktik penyelewengan yang menyebabkan distribusi tidak merata," ujarnya.
Polres Sampang menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menertibkan distribusi LPG bersubsidi dan menyiapkan langkah penindakan terhadap pihak yang terbukti melanggar.
Sebelumnya, polisi telah melakukan pengecekan di SPBE Kecamatan Camplong untuk memastikan kondisi stok dan distribusi LPG.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa stok LPG 3 kg di tangki timbun berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, distribusi dari SPBE ke agen berjalan sesuai kuota harian, tanpa ditemukan adanya penahanan maupun penumpukan stok.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi mengganggu keseimbangan pasokan.
