
Reporter
DiniKamis, 2 Desember 2021 - 02:00
Editor
Ishomuddin
MASJID RUNTUH. Petugas Polresta Mojokerto meninjau lokasi masjid SMK 1 Muhammadiyah Kota Mojokerto, Kamis, 2 Desember 2021, yang runtuh Rabu malam, 1 Desember 2021. Foto: Karina Norhadini
JATIMNET.COM, Mojokerto – Warga dikagetkan dengan suara keras yang berasal dari runtuhnya bangunan masjid SMK 1 Muhammadiyah di Jalan Surodinawan Nomor 110, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Rabu malam, 1 Desember 2021.
"Ada suara gemuruh kaya bangunan roboh itu. Terus saya coba lihat ke belakang ternyata masjid di lingkungan SMK 1 Muhammadiyah," ucap Iwan, pemilik rumah makan yang berada persis di depan area masjid, Kamis, 2 Desember 2021.
Ia menyebutkan peristiwa terjadi sekitar pukul 21.20 WIB. Tak ada hujan atau angin saat runtuhnya bangunan yang baru 85 persen dikerjakan dalam satu bulan ini.
BACA JUGA: Atap Sekolah Rusak Diterpa Angin, Siswa Belajar di luar
Bahkan, bangunan sampai rata dengan tanah. Atap yang terbuat dari genting dan kerangka atap dari kayu berserakan.
Tak ada korban jiwa saat bangunan yang diperuntukkan untuk masjid sekolah ini runtuh seketika. "Kejadian persis kenapa saya enggak tahu, soalnya pas posisi saya di dalam rumah mau istirahat. Sekitar pukul 21.20 WIB tadi malam. Anginnya (angin kencang) enggak ada, tahu-tahu roboh gitu saja semuanya," ucap pria yang baru satu tahun tinggal di rukonya ini.
BACA JUGA: Wakil Bupati Mojokerto Perbaiki Sekolah Rusak dari Dana Pribadi
Iwan menambahkan pengerjaan bangunan yang runtuh itu memang untuk masjid di lingkungan SMK 1 Muhammadiyah dengan luas masjid sekitar 8 meter persegi.
"Kebetulan untuk anak-anak SMK Muhammadiyah, dibangun di sebelahnya SMK itu," ucap Iwan.
Hingga saat ini, terlihat sejumlah anggota kepolisian setempat melakukan pengecekan ke bangunan yang dibangun di atas tanah wakaf untuk anak yatim piatu itu. Sejumlah puing bangunan yang terbuat dari bata ringan dengan perekat pasir dan semen diambil.