Polda Jatim: Kecelakaan Mudik Lebaran Turun 66 Persen

M. Khaesar Januar Utomo

Kamis, 6 Juni 2019 - 19:38

JATIMNET.COM, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur mencatat terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Dari data yang didapatkan Jatimnet.com jumlah kecelakaan selama Operasi Ketupat tahun ini turun 66 persen dibanding tahun lalu.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Polda Jatim angka kecelakaan 2018 mencapai 282 kejadian. Sedangkan tahun 2019 ini jumlah kecelakaan turun menjadi 97 peristiwa.

“Angka kecelakaan Lebaran tahun ini turun 66 persen,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Frans barung Mangera, Kamis 6 Juni 2019.

BACA JUGA: Ini Dua 'Jalur Tengkorak' di Ponorogo, Pemudik Diimbau Waspada

Selain itu, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas tahun ini juga turun drastis. Pada tahun 2018 lalu, korban meninggal dunia akibat laka lantas pada Operasi Ketupat 31 orang. Sementara tahun ini, jumlah korban meninggal 11 orang.

“Persentase korban meninggal tahun ini turun hingga 65 persen,” ucap Barung.

Tidak hanya itu, lanjut Barung. Jumlah korban luka berat dan luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas juga turun. Pada 2018, jumlah korban luka berat akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 33 orang. Sementara tahun ini turun 15 orang, atau turun 55 persen.

“Korban luka ringan juga turun pada Operasi Ketupat tahun ini. Jumlah korban luka ringan tahun lalu mencapai 408 orang, sedangkan tahun ini turun 66 persen atau sebanyak 140 orang,” diterangkan Barung.

BACA JUGA: Innova Seruduk Truk BBM di Tol Sumo

Pada kesempatan tersebut, sepeda motor mendominasi kecelakaan lalu lintas sepanjang Operasi Ketupat 2019. Namun demikian, kecelakaan yang melibatkan sepeda motor turun 66 persen atau sebanyak 123 kejadian jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 361 kejadian.

Adapun kecelakaan mobil barang tahun ini sebanyak 16 kejadian. Jumlah itu, kata Barung, turun 65 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 46 kejadian.

Pun demikian dengan kecelakaan yang melibatkan mobil penumpang, jumlahnya turun hingga 51 persen. Tahun sebelumnya 55 kejadian, sedangkan tahun ini 27 peristiwa.

“Begitu juga kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus, tahun ini turun 58 persen dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu ada 12 kecelakaan, sementara tahun ini hanya lima kejadian,” kata Barung.

Baca Juga

loading...