Polda Jatim Bekuk Penadah Komplotan Curanmor Antar Kota

M. Khaesar Januar Utomo

Rabu, 10 Juli 2019 - 06:44

JATIMNET.COM, Surabaya – Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menetapkan dua tersangka baru kasus pencurian mobil komplotan Mahmudan. Keduanya adalah penadah mobil dan motor curian, masing-masing Matruji (44) warga Desa Konang, Tokaben, Bangkalan dan Moh Mahfud (32) warga desa Sejati, Camplong, Sampang.

Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela mengatakan keduanya ditangkap setelah polisi melakukan pengembangan kasus pencurian mobil di Gresik.

“Kedua pelaku kami tangkap lantaran kerap menyembunyikan motor maupun mobil hasil curian,” kata Leo, sapaannya, Selasa 9 Juli 2019.

Leo menambahkan, penangkapan Machfud dan Matruji ini tidak lepas adanya tempat yang dijadikan sebagai garasi atas nama keduanya. Adapun garasi tersebut difungsikan menyimpan kendaraan hasil curian.

BACA JUGA: Komplotan Mahmudan Sudah Curi 10 Kendaraan di Gresik

Penangkapan Machfud dan Matruji setelah polisi membekuk lima pelaku, satu di antaranya adalah Mahmudan atau Geprek (36). Dia meregang nyawa setelah dibedil polisi lantaran melawan saat ditangkap.

Dari kasus pencurian kendaraan bermotor ini, polisi menetapkan tiga tersangka, Leonardo Kurniawan (23), Dedy Setiawan (24) dan Ahmad Yonis (21).  Sementara satu pelaku lain, NYL (19) tidak ditahan, melainkan dijadikan saksi.

“Dari lima pelaku, sudah ditetapkan tiga tersangka. Adapun Leonardo dan Dedy selama ini bertugas mencuri Mobilio pada 6 Juli 2019 lalu,” imbuh Leo.

BACA JUGA: Polda Jatim Tembak Mati Pelaku Pencurian Mobil

Dalam kesempatan itu, Leo menambahkan peran Yonis mengantarkan ke TKP mobil atau motor yang akan dicuri. Usai menggasak kendaraan curian, pelaku menempelkan scotlight untuk menyamarkan kendaraan.

Diketahui, para pelaku tidak hanya spesialis pencurian mobil dan motor. Tetapi juga menjarah rumah-rumah di Gresik, Surabaya, Mojokerto hingga Lamongan saat dini hari.

Tersangka juga mengambil semua barang yang dilihatnya, mulai barang elektronik, STNK beserta kunci hingga burung kicau milik korban. Dari pendalaman ini, polisi juga menemukan beberapa barang bukti lain di rumah pelaku.

“Kami menemukan barang bukti elektronik seperti laptop, kamera, tas, buku tabungan, 10 BPKB, plat nomor, berbagai macam tas dan burung berkicau,” jelas Leo.

Baca Juga

loading...