Logo

PJU Berbasis KPBU di Madiun Jadi Magnet bagi Daerah Lain

Reporter:

Sabtu, 25 April 2026 10:00 UTC

PJU Berbasis KPBU di Madiun Jadi Magnet bagi Daerah Lain

Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Panglima Sudirman, Mejayan, Kabuaten Madiun Foto: Nd. Nugroho

JATIMNET.COM, Madiun -  Proyek penerangan jalan umum (PJU) dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) di Kabupaten Madiun menjadi inspirasi beberapa pemerintah daerah di Indonesia.

Salah satunya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya. Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini beserta jajaran pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) sengaja berkunjung ke Madiun.

Tujuannya, berbagi pengalaman sekaligus penguatan kolaborasi antardaerah dalam pengelolaan infrastruktur pelayanan publik pada sektor PJU melalui skema KPBU.

Alasannya, PJU memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, mendukung mobilitas warga, dan meningkatkan kualitas lingkungan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan, penerapan skema KPBU dalam proyek PJU merupakan solusi dalam mengatasi keterbatasan fiskal daerah.

Hal ini sekaligus menjamin keberlanjutan layanan, efiensi energi, serta pemanfaatan teknologi modern dalam pengelolaan penerangan jalan.

Ia menjelaskan, sebanyak 7.459 titik PJU berbasis LED yang dibangun dalam proyek dengan skema KPBU. Ribuan titik PJU itu terpasang di ruas jalan dengan panjang sekitar 300 kilometer. Adapun masa kerja sama mencakup konstruksi dan operasional jangka panjang.

“Dari yang sudah terpasang, sudah bisa menjangkau seluruh desa di Kabupaten Madiun. Namun, masih kurang sekitar 3.800 dan harapannya bisa terpenuhi ke depannya,” kata Hari Wur.

Lebih lanjut dijelaskan, penerapan skema KPBU memungkinkan percepatan pembangunan infrastruktur secara signifikan dibandingkan dengan menggunakan anggaran daerah.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa pihaknya ingin belajar langsung dari Kabupaten Madiun yang telah lebih dahulu mengimplementasikan KPBU APJ.

“Kami berharap dapat menggali secara langsung praktik terbaik, memahami tantangan yang dihadapi serta memahami secara tertib dalam pelaksanaan KPBU APJ,” ujarnya.