Penjualan Smartphone pada 2019 Diprediksi Turun

Nani Mashita

Jumat, 29 Maret 2019 - 08:33

JATIMNET.COM, Surabaya - Penjualan smartphone tahun 2019 diprediksi akan mengalami penurunan tiga persen. Lembaga analisis CCS Insight bahkan merevisi angka penjualan global gawai yang sebelumnya dua miliar menjadi 1,8 miliar gawai yang akan terjual pada tahun ini.

Penurunan angka penjualan gadget, menurut Analisa CCS Insight disebabkan beberapa hal. Yang pertama adalah banyak pemilik smartphone merawat ponsel mereka lebih baik dari sebelumnya dan berpikir ulang untuk memperbarui ponselnya.  

Alasan kedua ekonomi Cina yang melemah berdampak negatif pada penjualan perangkat ponsel. Kemudian lebih banyak orang memilih opsi membeli ponsel bekas. Dan harga ponsel flagship yang semakin mahal dari tahun ke tahun.

BACA JUGA: Nokia 9 PureView: Smartphone Unggulan Dengan Lima Kamera

Di Eropa Barat, di mana penjualan turun 23 persen selama enam tahun terakhir, 35 persen konsumen mengatakan mereka akan menjaga handset mereka saat ini lebih lama dari perangkat mereka sebelumnya. Hanya 13 persen orang yang mengatakan mereka akan memperbarui ponselnya lebih cepat dari sebelumnya.

"Tren ini telah stagnan di pasar Eropa Barat, dan kami percaya dinamika yang sama sekarang akan memiliki dampak dramatis di AS di mana kami memperkirakan penjualan akan turun 9 persen pada 2019," kata Wakil Presiden CSS Insight Marina Koytcheva, seperti dilansir dari techspot.com, Kamis 28 Maret 2019.

CCS Insight telah menurunkan harapan di hampir setiap pasar. Cina diprediksi turun sembilan persen. Hanya India yang diprediksi penjualannya meningkat tapi hanya lima persen.

BACA JUGA: PBB Atur Smartphone Agar Tak Rusak Pendengaran Remaja

Analisis itu mengatakan saat ini ponsel flagship dijual sangat mahal, mulai Rp 14 jutaan. Hal ini menyebabkan lebih banyak konsumen yang berhati-hati menggunakan ponselnya dan lebih pandai merawatnya. Saat datang ke toko ponsel, konsumen mempertimbangkan dengan serius untuk  membeli ponsel bekas.

Meski begitu, CCS masih optimistis tren penjualan smartphone akan membaik. Salah satunya disebabkan oleh kehadiran jaringan 5G. Meski teknologinya masih dalam tahap awal, CCS percaya 220 juta ponsel yang kompatibel dengan 5G akan terjual tahun depan.

Pada 2023, jumlah itu diperkirakan telah meningkat menjadi 930 juta, mewakili hampir setengah dari semua penjualan telepon. "Sejarah telah menunjukkan bahwa pengenalan 'G' baru selalu membantu memberi energi pada permintaan untuk ponsel baru, dan 5G tidak terkecuali," kata Koytcheva.

Baca Juga

loading...