Peneriak PKI pada Kiai Minta Maaf ke Pengurus NU Jatim

Baehaqi Almutoif

Jumat, 14 Juni 2019 - 11:27

JATIMNET.COM, Surabaya – Salim, lelaki yang meneriaki Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Nuruddin Ar Rahman, akhirnya meminta maaf secara resmi pada warga Nahdliyin.

Permohonan maaf itu tertuang dalam selembar surat pernyataan bermaterai yang diteken pada Kamis, 13 Juni 2019. Salim, seperti tertulis dalam dokumen yang didapat Jatimnet.com, tertulis bernama lengkap Salim Ahmad alias Alwi alias Yusuf bin Alwi Al Hasni (65). Ia warga Lawang, Malang. “(Saya) berjanji tidak akan mengulangi lagi,” tulisnya dalam surat itu.

BACA JUGA: Kiainya Diteriaki PKI, Banser Berang

Sekretaris Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) PWNU Jatim Ahmad Zazuli membenarkan ada surat permohonan resmi dari Salim pada pengurus NU Kota Surabaya dan Jatim. “Hasil tabbayun kami kemarin, Pak Salim akhirnya mengakui apa yang dikatakannya,” katanya melalui pesan singkat pada Jatimnet.com, Jumat 14 Juni 2019.

Dengan permintaan maaf itu, ia melanjutkan, pengurus NU tak akan mengajukan lelaki asli Gorontalo ke meja hijau. “Ia sudah meminta maaf," katanya.

BACA JUGA: Banser dan FPI Bersitegang Saat Sidang Gus Nur

Kasus ini bermula di Pengadilan Negeri Surabaya usai persidangan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, Kamis 13 Juni 2019. Salim sontak meneriaki Kiai Nuruddin, yang datang ke persidangan sebagai saksi pelapor, dengan kata-kata “PKI”. Kala itu, Kiai Nuruddin hendak meninggal gedung pengadilan.

Teriakan Salim memicu kemarahaan massa Banser yang menghadiri persidangan Sugi Nur yang didakwa menghina warga Nahdliyin.

Baca Juga

loading...