Pemprov Fokus Benahi Jalan Rusak di Pacitan Akibat Banjir

Baehaqi Almutoif
Baehaqi Almutoif

Senin, 11 Maret 2019 - 21:15

JATIMNET.COM, Surabaya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur terus melakukan normalisasi pasca banjir di sejumlah daerah. Sejumlah bahu jalan yang rusak terkena banjir mulai diinventarisir.

Kapala Dinas PU Bina Marga Jawa Timur Gatot Sulistyo Hadi mengatakan, pihaknya sudah mendata seberapa parah kerusakan yang terjadi pasca banjir mulai dari Nganjuk hingga Pacitan. Hasilnya, ada lima Jalan Provinsi yang retak dan membutuhkan penanganan segera. Kerusakan jalan di Pacitan menjadi perhatian utama.

Selain kerusakan jalan, ia menuturkan, sedikitnya ada empat lokasi tebing yang rusak. "Banjir di Madiun kemarin itu membuat debit air Sungai Grindulu meningkat, peres, lalu menggerus tebing. Jalan di tepian sungai dengan ketinggian 7-10 meter," ujar Hadi, Senin 11 Maret 2019.

BACA JUGA: Khofifah Instruksikan Semua OPD Terlibat Tangani Banjir di Jatim

Sementara ini, untuk beberapa kerusakan jalan seperti di Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Dinas PU Bina Marga menutupi dengan terpal. Fungsinya untuk menghalau air hujan agar tidak semakin menggerus jalan di celah retakan.

Hadi mengaku saat ini tengah mengajukan dana anggaran perbaikan jalan. Ia mengusulkan, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim untuk diteruskan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Timur. Jumlah anggarannya Rp 14 miliar.

"Jumlah tersebut untuk Pacitan saja, perbaikan badan jalan. Karena memang di antara wilayah lain, di Pacitan yang agak parah," ungkapnya.

BACA JUGA: Wagub Emil Kunjungi Korban Banjir Ponorogo

Dilansir dari akun Instagram @jumadi_1967 yang merupakan milik Kepala BPKAD Provinsi Jawa Timur Jumadi dituliskan Pemprov Jatim siapkan dana untuk penanganan bencana di APBD murni 2019 sebesar Rp 94 milliar.

Dana tersebut bisa digunakan sewaktu-waktu, dan jumlahnya juga dapat ditambah dengan menggunakan dana tak terduga jika sudah ditetapkan darurat.

Baca Juga

loading...