Pemkot Surabaya Target Box Culvert Manukan Rampung November

Khoirotul Lathifiyah

Rabu, 12 Juni 2019 - 18:38

JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berjanji menuntaskan pengerjaan box culvert diversi Gunungsari pada November 2019. Target ini menyesuaikan prediksi datangnya musim hujan.

“Box culvert ini harus sudah terpasang sebelum musim hujan,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi saat inspeksi mendadak (sidak) di proyek box culvert Manukan, Rabu 12 Juni 2019.

Proyek pemasangan box culvert Manukan merupakan salah satu titik dari paket proyek multiyears pembangunan saluran diversi Gunungsari atau Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB).

BACA JUGA: Jalan Raya Sememi Surabaya Segera Difungsikan

Eri mengungkapkan titik yang berada di Manukan ini merupakan proyek lanjutan dari pembangunan jalan dan box culvert dari Jalan Sememi ke Banjar Sugihan. Sedangkan Proyek ini dari titik Manukan hingga menuju ke Banjar Sugihan.

“Ini masih ada perubahan dari PU Bina Marga terkait desainnya. Sebab saluran lubangnya ada tipe A (kecil) dan B (besar), sementara pembuangannya perlu didiskusikan dengan PU Bina Marga,” kata dia.

Nantinya tahapan pemasangan saluran-saluran ini adalah tipe C (besar) dulu, selanjutnya tipe A dan B dipasang secara paralel.

Ia menyampaikan jarak pembangunan yang tengah dikerjakan sepanjang 1.000 meter, dengan kedalaman mencapai 2,5 meter. Dengan kosntruksi itu, jalan yang akan dibangun lebih tinggi dari jalan sampingnya.

TUNTAS NOVEMBER. Kepala Bapeko Kota Surabaya Eri Cahyadi berdiskusi dengan pekerja proyek box culvert di Manukan. Foto: Khoirotul Lathifiyah.

“Jalan baru ini harus ditinggikan, karena jika diperdalam lagi, tanahnya akan sliding (tlongsor),” Eri melanjutkan.

Meskipun multiyears hingga 2020, lanjut Eri, pemasangan box culvert sisi Manukan harus selesai November 2019. Jika tidak rampung sebelum musim hujan, akan menyebabkan banjir karena air bisa meluber ke jalan.

Ia menambahkan, sementara ini pihaknya akan berkoordinasi dengan BMKG dan BPB Linmas untuk memprediksi curah hujan tinggi di Surabaya pada 2019.

BACA JUGA: Jalan Raya Gubeng Kembali Dibuka

“Kalau cura hujan pada bulan Oktober tinggi, maka kita harus dilakukan percepatan pemasangan box culvert-nya,” tambah Eri.

Eri memastikan, proyek tersebut tidak ada pembengkakan anggaran, karena masih dalam batas waktu yang direncanakan. Sementara pembangunan box culvert Sememi dengan Manukan sebesar kurang lebih Rp 139 miliar.

Ia juga mengungkapkan sesuai dengan rencana, secara keseluruhan semua proyek pembangunan jalan ini direncanakan akan rampung pada Agustus 2020. Setelah itu, pihaknya akan menganggarkan pemasangan box culvert dan pembangunan jalan ke arah Benowo.

Baca Juga

loading...