Kamis, 01 October 2026 08:30 UTC

Foto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri usai mengikuti upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026. Foto: kedirikab.go.id
JATIMNET.COM - Persatuan dinilai menjadi modal penting untuk menjaga kerukunan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Kediri mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan menghargai perbedaan dan menghindari konflik yang berpotensi memecah belah bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat memperingati Hari Kesaktian Pancasila di lapangan belakang Kantor Pemkab Kediri, Kamis, 1 Oktober 2026. Dewi hadir mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara.
Menurut Dewi, pengamalan Pancasila tidak cukup berhenti sebagai pemahaman terhadap ideologi negara. Nilai-nilainya perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui sikap saling menghormati dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Kalau kita berpancasila, kita selalu menghindari konflik dan hal-hal yang memecah belah bangsa. Kuncinya untuk menjadi adil dan makmur adalah dengan bersatu,” ujarnya.
Ia menambahkan, persatuan juga berperan dalam mendukung keberhasilan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Perbedaan yang ada di masyarakat perlu disikapi sebagai bagian dari kehidupan bersama, bukan menjadi alasan untuk menimbulkan perpecahan.
“Karena itu, bagaimana kita menghargai semua perbedaan dan tetap menjadikan Pancasila sebagai pandangan dan ideologi bangsa,” jelasnya.
Upacara peringatan tersebut diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri. Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Murdi Hantoro membacakan ikrar.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjaga kerukunan dan persatuan. Bagi Kabupaten Kediri, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman. (ad)
